Aksi Solidaritas WNI di AS Atas Gejolak Papua

Aksi Solidaritas WNI di AS Atas Gejolak Papua
1,034 Views

Berbagai elemen masyarakat Indonesia di Amerika Serikat akan berkumpul untuk menunjukkan kepedulian serta memberikan dukungan bagi masyarakat Papua, khususnya yang berada di AS.

Hal itu dilakukan untuk menanggapi gejolak yang terjadi di tanah Papua.

Acara yang bertemakan “Kumpul-kumpul Kitong Basodara” ini akan diselenggarakan secara serentak di 12 titik di AS, yaitu di Atlanta, Austin, Charlotte, Chicago, Dallas, Las Vegas, Los Angeles, New York, Sacramento / San Francisco, Seattle, St. Paul-Minneapolis, dan Washington, D.C. pada 14-15 September mendatang.

Berbagai organisasi masyarakat Indonesia turut mendukung acara ini. Diantaranya Amerika Bersatu, DC4INDONESIA, Ikatan Keluarga NTT USA, Indonesian American of the Carolinas, Indonesian House of New York (IHNY).

Selain itu penyelenggara juga mengundang secara terbuka semua elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara.

“Saat ini, tercatat sudah lebih dari 500 warga Indonesia yang akan berpartisipasi dalam kegiatan ini”, ungkap koordinator Amerika Bersatu dari Los Angeles, Utomo Lukman, dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/9/2019).

Chairman dari Amerika Bersatu, Ronny Rusli dari Dallas, TX, menyatakan bahwa, “Kami masyarakat Indonesia di Amerika Serikat terus terang sangat prihatin dengan situasi yang dialami oleh saudara-saudara kami yang berasal dari Papua, baik yang ada di tanah Papua maupun yang merantau di berbagai penjuru Indonesia dan di luar negeri. Kami percaya bahwa semua orang mencintai dan menginginkan kedamaian”.

Sementara itu pendiri dan Presiden dari Indonesian House of New York, Syaiful Hamid Opu Onang, mengaku  percaya pada pemerintahan Jokowi, bahwa pembangunan saat ini maju pesat di seluruh penjuru Indonesia.

“Namun ada kata pepatah, ‘Tak ada gading yang tak retak.’ Jangan terprovokasi, dan mari kita fokus untuk memberikan kesempatan pada pemerintahan Pak Jokowi yang telah memulai pembangunan di Papua untuk dapat terus berjalan. Mau tidak mau, kita harus akui, tanah Papua tidak mendapatkan perhatian penuh pada pemerintahan sebelumnya,” ujar Syaiful.

Aksi solidaritas di AS ini menunjukkan rasa cinta masyarakat Indonesia sangat besar terhadap warga Papua, untuk itu siapun tidak boleh terprovokasi oleh ulah sekelompok orang yang ingin NKRI hancur dan Papua lepas dari Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *