Ancaman Pelaku Teror Menyasar Kepada Pihak Polri

289 Views

Masyarakat harus tetap waspada karena akhir-akhir ini bangsa Indonesia terus mendapat ancaman kelompok radikal dan terorisme. Sangat jelas sekali, kelompok tersebut ingin negara kacau dan tidak aman. Apalagi ancaman pelaku teror itu menyasar kepada  pihak Polri.

Masih hangat dalam ingatan kita apa yang terjadi di Mapolda Sumatera Utara atas penyerangan pelaku terorisme yang menewaskan satu anggota Polisi.

Belum redah juga, Senin 26 Juni 2017 Polisi kembali mendapat ancaman teror melalui selebaran yang beredar yang ditemukan di kaca mobil Polisi di pos Polisi lalulintas Polres Serang Kota di dekat alun-alun kota Jalan Veteran.

Beruntung  pelaku pengedar dua lembar kertas yang diyakini skema ancaman tersebut terekan kamera CCTV yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Adapun isi dari selebaran yang bernada ancaman itu sebagai berikut:

“Kami berbaiat kepada Abu Bakar Al-Baghdadi bukan Jokowi.”

“Jadilah Negara Islam Dan Kami bukan anti NKRI tapi kami jijik dengan berhala yang disebut demokrasi.”

Selain terdapat gambar bendera ISIS, dalam selebaran yang ditulis menggunakan pensil itu terdapat pula ancaman kepada aparat Kepolisian yang berbunyi, “Siapkan dirimu polisi thogut kami akan datang Marawi, Filipina selanjutnya adalah INDONESIA.”

Tindakan radikal ini jelas tidak dapat ditolerir dan segera diusut agar tidak menimbulkan keresahan berkelanjutan di masyarakat.

Tentu ini bukan hanya tugas pemerintah, kepolisian, serta TNI, tapi peran masyarakat juga dibutuhkan dalam berantas pergerakan kelompok yang diduga kuat ISIS.

Kini Polisi tengah memburu penyebar lembaran kertas bernada teror dan ancaman yang diduga dilakukan oleh anggota jaringan ISIS.

“Kami perintahkan anggota untuk meningkatkan pengamanan dan kesiapsiagaan terkait dengan aksi terror,” tegas Kapolda Banten, Brigjen Listyo Sigit Prabowo.

Tindakan pelaku secara nyata berpotensi menjadi ancaman bagi kedaulatan bangsa. Sikap ini tak lain dilakukan seorang pengecut dengan mengancam.

Apapun tujuannya, tindakan terorisme tidak dibenarkan dalam ajaran agama manapun dan tidak sejalan dengan ideologi Pancasila.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *