Antisipasi Jatuh Korban, BPBD Ingatkan Masyarakat Tidak Lakukan Aktivitas di Sungai

51 Views

Hujan deras yang mengguyur semalaman di daerah Bogor telah menyebabkan debit Sungai Ciliwung meningkat. Tinggi muka air di Bendung Katulampa telah mencapai 220 centimeter pada Senin (5/2/2018) pukul 08.30 Wib sehingga menyentuh pada level Siaga I atau level tertinggi dari tingkatan banjir.

Kemudian Debit air pada pukul 09.00 WIB meningkat menjadi 230 centimeter dan pada pukul 09.05 WIB menjadi 240 centimeter.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui keterangan tertulisnya mengimbau agar masyarakat yang tinggal di pinggiran bantaran Sungai Ciliwung di wilayah Bogor disarankan tidak beraktivitas di sungai, seperti Katulampa, Sukasari, Barangsiang, Babakan Pasar, Sempur, Pabaton, Kedung Badak, dan Kedung Halang.

Begitu juga masyarakat di sekitar bantaran Sungai Ciliwung di daerah Depok. Masyarakat juga diimbau mengevakuasi barang-barang rumah tangga ke tempat aman.

Dalam sembilan jam ke depan debit banjir diperkirakan bakal sampai di Pintu Air Manggarai, Jakarta. Banjir diprediksi menggenangi bantaran sungai di sekitar wiilayah Jakarta, seperti Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, dan Pejaten Timur. Wilayah Kebon Baru, Bukit Duri, Balekambang, Cililitan, Bidara Cina, dan Kampung Melayu juga masuk daftar daerah yang bakal tergenang.

Sutopo membeberkan banjir memang diperkirakan tak akan besar dan melaluas karena hujan tidak merata. “Sungai-sungai lain di wilayah Jakarta masih level normal atau aman seperti Kali Krukut, Kali Cipinang, Kali Sunter, Kali Karet, dan Kali Pesanggrahan sehingga banjir diperkirakan hanya terjadi di permukiman di bantaran sungai. Daerah-daerah lain masih aman,” ujarnya.

BPBD Kabupaten Bogor dan BPBD DKI Jakarta telah menyebarkan informasi peringatan dini banjir kepada masyarakat, aparat lurah, serta kecamatan. Peralatan, logistik, dan personel juga disiapkan untuk mengantisipasi banjir.

Seperti diketahui Februari merupakan puncak hujan untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sutopo menambahkan potensi banjir akan terus meningkat seiring meningkatnya curah hujan.

Karena itu ia kembali mengingatkan agar masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi banjir dan genangan.

Sementara itu hujan deras juga membuat Jalur dari arah Jakarta menuju Puncak, Bogor, Jawa Barat, ditutup total akibat tanah longsor. Longsor terjadi di empat titik yakni di Atta’awun, Widuri, Grand dan Riung Gunung.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama mengatakan mengatakan tanah longsor yang terjadi tergolong parah. Saat ini, di kawasan Puncak, hujan masih turun deras.

“Longsor parah, tutup (jalur) total, dan ini hujan masih deras banget. Di Bendung Katulampa sudah siaga 1, kemungkinan Jakarta akan ada banjir,” ujarnya.

Akibat tanah longsor ini, jalur dari Jakarta menuju Puncak dialihkan lewat Sukabumi. Dari Cianjur menuju Jakarta dialihkan lewat Jonggol.

“Yang dari arah Jakarta ke Sukabumi, yang dari Cianjur lewat Jonggol,” kata dia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *