Beli Putus Desain Sudah Umum Dilakukan di Industri Otomotif Jadi Kemungkinan Esemka Seperti Itu

Beli Putus Desain Sudah Umum Dilakukan di Industri Otomotif Jadi Kemungkinan Esemka Seperti Itu
66 Views

Sindirian publik khususnya lawan politik pemerintah soal produk mobil Esemka menghiasi media sosial. Banyak yan mempertanyakan tentang desain Esemka yang katanya mirip dengan mobil changhan dari China.

Menjawab berbagai kritikan dan tudingan miring itu, Kementerian Perindustrian mengungkap salah satu cara pengembangan internal yang dilakukan Solo Manufaktur Kreasi (SMK) untuk menghasilkan produk, yaitu ‘beli putus’.

Hal ini bisa menjelaskan dugaan kemungkinan produk pertama Esemka, Bima, mirip dengan produk asing, misalnya pikap Changan Star Truck.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin Putu Juli Ardika mengatakan beli putus desain sudah umum dilakukan di industri otomotif. Bahkan dia bilang selama ini sudah ada pihak Jerman yang bertemu dengan Kemenperin menawarkan desain mobil yang bisa dibeli putus.

Kalau saya tangkap jadi berarti bahwa Esemka ini, ada banyaklah yang melakukan hal serupa, dia membeli putus desain,” kata Putu di Jakarta, Rabu (11/9).

Meski demikian Putu tidak menjelaskan lebih detail definisi beli putus, namun dia mengungkap cara ini bisa membuat prinsipal memiliki kewenangan penuh untuk melakukan pengembangan selanjutnya atas desain yang sudah dibeli.

Prinsipal yang PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) ini memiliki kewenangan untuk mengembangkan desain maupun menggunakan komponen-komponennya secara ‘multi source’,” ucapnya.

Sebelumnya santer dugaan Bima mencontek desain Star Truck. Berdasarkan pernyataan Putu, ada kemungkinan SMK memiliki kerja sama dengan prinsipal lain yang lebih matang untuk mengembangkan Bima.

Sampai saat ini belum ada pengakuan ataupun penjelasan dari pihak SMK terkait kecurigaan Bima mirip Star Truck.

Putu menegaskan ucapannya bukan mewakili SMK tetapi pemerintah. Menurut dia jawaban lebih detail seharusnya dijawab oleh pihak SMK sendiri.

Saya juga enggak mau jawab mewakili SMK, tapi sebagai mewakili pemerintah,” ujarnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *