Berjumlah Miliaran Rupiah, Polri Amankan Pengedar Uang Asing Palsu di Tanjung Priok



51 Kali di Baca

Polres Pelabuhan Tanjung Priok turut mengamankan obligasi valas palsu dalam pengungkapan jaringan pengedar mata uang asing palsu berjumlah miliaran rupiah. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Reynold E.P. Hutagalung mengatakan ada tiga buah obligasi valas yang diduga palsu.

“Ada temuan tiga obligasi yakni obligasi euro, obligasi dolar Hong Kong dan obligasi poundsterling,” katanya seperti dilansir dari Antara, Jumat (12/7).

Kemudian pihak ke polisian melakukan pemeriksaan obligasi tersebut pada pihak bank untuk menentukan keasliannya.

“Kami lakukan pengecekan ke bank, dan bank menyampaikan dan menyatakan tidak mengenali obligasi tersebut,” ujarnya.

Dalam penangkapan tersebut polisi berhasil menangkap tujuh tersangka, mereka berinisial AR, HS, RV, DA, FF, PA dan H. Selain itu petugas juga mengamankan sejumlah besar uang asing yang jika dirupiahkan bisa mencapai Rp 300 miliar.

Para tersangka menurut Reynold, diketahui sebagai anggota dari jaringan pengedar uang palsu yang sama dan tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru dalam kasus ini.

Akibat perbuatannya ketujuh tersangka tersebut kini harus mendekam dibalik jeruji besi dan terancam pidana penjara 15 tahun.

“Pasal pidana yang ditetapkan Pasal 244 KUHP dan pasal 245 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara,” kata Reynold.

Belajar dari peristiwa diatas hendaknya masyarakat berhati-hari terhadap peredaran mata uang asing maupun matau uang dalam negeri yang dipalsukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *