BPS: Beras Penyumbang Terbesar Inflasi Januari 2018

56 Views

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan harga beras menjadi salah satu pemicu terjadinya inflasi pada Januari 2018 sebesar 0,62 persen.

“Beras menjadi penyumbang terbesar inflasi Januari dengan kontribusi inflasi 0,24 persen,” kata Kepala BPS Suhariyanto di Jakarta, Kamis (1/2).

Suhariyanto menjelaskan, penyebab harga beras menjadi penyumbang inflasi tertinggi karena para petani belum memasuki masa panen pada Januari. Meski belum memasuki masa panen, di beberapa tempat harga beras sudah mulai turun.

“Diharapkan tidak lagi menjadi komoditas pemicu inflasi pada Februari nanti,” katanya.

Kendati demikian BPS memperkirakan, harga beras tak lagi menjadi penyumbang inflasi di Februari dan bulan berikutnya menyusul panen raya yang berlangsung di seluruh wilayah. Panen tersebut dinilai akan mengembalikan harga beras ke tingkat normal.

“Akhir Februari dan Maret akan ada panen raya, harga beras akan kembali turun,” ujarnya.

Sebagai informasi dari 82 kota yang disurvei BPS, 79 kota mengalami inflasi dan tiga kota lainnya deflasi. Bandar Lampung kota yang dianggap mengalami kenaikan inflasi tertinggi sebesar 1,42 persen dengan IHK sebesar 133,17. Inflasi terendah berada di wilayah Tangerang sebesar 0,04 persen atau IHK 138,34.

Sementara, tiga kota yang mengalami deflasi tertinggi adalah Jayapura sebesar 1,12 persen dengan IHK 130,28. Kemudian, Deflasi Meulaboh tercatat paling rendah atau sebesar 0,14 persen dengan IHK senilai 131,63. “Di Jayapura itu karena adanya keberangkatan terbanyak menuju ke Makassar,” ujar Suhariyanto.

Selain harga beras, daging ayam ras, ikan segar, cabai rawit, cabai merah bayam, kentang, jeruk, pepaya, dan tomat juga memberi andil pada inflasi. Sementara, telur ayam ras dan bawang merah memberikan andil deflasi pada kelompok bahan makanan.

“Daging ayam ras sebesar 0,07 persen, ikan segar 0,05 persen, cabai rawit 0,04 persen, cabai merah 0,03 persen, dan inflasi terendah pada bayam, kentang, jeruk, pepaya, dan tomat buah masing-masing sebesar 0,01 persen. Sementara deflasi, telur ayam ras dan bawang merah masing-masing sebesar 0,01 persen,” terangnya.

Secara keseluruhan, kelompok bahan makanan tercatat memberikan sumbangan inflasi tinggi sebesar 2,34 persen pada Januari 2018.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *