Bukti Kuat Kekerasan Pada Anak, KPAI Minta Polisi Terapkan Hukum Maksimal Kepada Habib Bahar Bin Smith



28 Kali di Baca

Wartakota – Dugaan penganiayaan kepada seseorang anak di bawah umur oleh Habib Bahar bin Smith yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan anak terancam hukuman 15 tahun penjara.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia mendesak Kepolisian Daerah Jawa Barat bersikap tegas memproses hukum Habib Bahar bin Smith yang telah ditetapkan tersangka atas kasus penganiayaan terhadap dua orang remaja.

Jika terbukti, polisi harus menghukum semaksimal mungkin Bahar. Sebab telah melanggar Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

“Tidak ada kata damai. Oleh karena itu kami support habis Polda Jawa Barat supaya hal-hal seperti ini jangan dianggap itu lazim atau hal biasa,” kata Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, menyikapi para pendukung Habib Bahar yang mempropagandakan bahwa sebenarnya Habib Bahar dan korban sudah melakukan perdamaian.

Menurut Arist, Bahar patut diancam hukuman 15 tahun penjara. Tindakan kekerasan Bahar yang juga pimpinan Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin itu telah mengancam dan merampas kemerdekaan anak.

“Karena hukumannya minimal 5 maksimal 15 tahun. Kemudian tindakanya itu secara terang-terangan melakukan tindakan kekerasan dan itu bukan cermin dari seorang habib. Maka dapat dikategorikan melakukan tindakan kekerasan penganiayaan sekaligus terhadap anak-anak ini, maka patut diancam 15 tahun penjara,” kata dia.

“Dan sampai hari ini kabar yang saya terima bola matanya masih mengeluarkan darah,” tambahnya.

Selain memberikan pendampingan, Arist menegaskan, pihaknya siap mengawal kasus ini agar tidak ada intervensi kepada Kepolisian saat mengusut kasus tersebut.

Ia juga telah melihat video viral yang diduga Bahar saat memukuli salah satu remaja di tempat terbuka. Peristiwa itu dinilai bukan hanya pukulan terhadap lingkungan pendidikan di bidang keagamaan, tapi peringatan secara umum agar seorang menyandang status guru apalagi seorang dengan statusnya yang tinggi tak semena-mena terhadap muridnya.

“Karena undang-undang perlindungan anak memandatkan supaya lingkungan sekolah lembaga pendidikan, apakah latar belakang agama atau non agama secara umum dia harus zona anti kekerasan terhadap anak,” kata Arist.

Sementara itu merespon penetapan tersangka kepada Habib Bahar Bin Smith Forum Komunikasi Habaib Alawiyyin  (FKAH) dengan tegas mengecam apa yang dilakukan oleh Habib Bahar Bin Smith terebut.

FKAH dalam rilisnya juga meminta lembaga Arrabithoh Alawiyah selaku wadah terbesar dan resmi komunitas Alawiyyin di Indonesia untuk mengeluarkan pernyataan sikap TEGAS MENGECAM (caps sesuai rilis) dan MENGUTUK KERAS tindakan main hakim sendiri kepada oknum tersebut dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk memprosesnya sesuai dengan hukum yang berlaku tanpa adanya tebang pilih atau pertimbangan apapun.

Hingga saat dukungan kepada Arabithoh Alawiyah tersebut telah didukung 53 habib dari seluruh nusantara antara lain :

  1. Yahya bin Yahya
  2. Zein Alaydrus
  3. Rizki Alhamid
  4. Husain Mu’nis As
  5. Zen Assegaf
  6. Muhammad Yusuf AlHabsyi.
  7. Hamid Assagaf
  8. Muhammad Taufik Aljufri
  9. Reza Assagaf
  10. Syakir Alaydrus
  11. Idrus Bin Alwi Shahab
  12. Umar bin Husain Assegaf Bandung
  13. Helmi Ahmad Alatas
  14. Ammar Alhamid
  15. Umar Husein Alatas
  16. Salim Alatas
  17. Fadhil Rumi
  18. Quraisy Alhabsyi
  19. Sjech Aljufri
  20. Abdillah Baabud
  21. Ali Muthalib Assegaf
  22. Ali Chaneman
  23. Ali zainal abidin Almusawa
  24. Rido Shahab
  25. Zaky Al Qodiri
  26. Rizal Al Qodiri
  27. Fauzan Al Qodiri
  28. Husin Haneman
  29. Segaf Haneman
  30. Bagir Al Habsyi
  31. Jafar Abdurrahman Alhasni
  32. Muhammad Assagaf
  33. Ahmad Taufik BSA.
  34. Sadik Ahmad Alatas /Palu.
  35. Yahya Alkaff
  36. Abdullah Ali Alhamid
  37. Saleh Ahmad Assagaf
  38. Muannas Alaidid
  39. Umar AlHabsyi
  40. Syaugi Alhaddad
  41. Taufik Mahdi Al mucdhar
  42. Ahmad Thilal BSA
  43. Muchsin Ali BSA
  44. Hasan Bin Ali Bsa
  45. Ali Husain Alatas
  46. Saleh Hamid BSA
  47. Ali Zainal Abidin Bin Agil
  48. Abbas Alhabsyi
  49. Abu Thalib Alhabsyi
  50. Umar bin Alwi Kherid
  51. Muhammad Alhabsyi
  52. Ayib jakfar bin yahya
  53. Fahmi Ali BSA