Deklarasi Damai Menjadi Pengingat Seluruh Masyarakat Papua Bersaudara

968 Views

Di tengah provokasi yang menyulut kericuhan hingga menyebar ke sejumlah wilayah Papua dan Papua Barat, persaudaraan masyarakat Papua tetap menjadi kunci bahwa tak ada satu orangnpun yang dapat memisahkan orang Papua dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Untuk tetap menjaga persatuan dan persaudaraan itu, Gubernur Papua bersama tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama bertemu melakukan deklarasi damai.

Deklarasi itu dilakukan di Swiss-Belhotel, Jayapura, Kamis (5/9/2019). Turut hadir Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Gubernur Papua Lukas Enembe, dan para tokoh masyarakat Papua.

Deklarasi tersebut, menurut Lukas Enembe, menjadi pengingat bahwa seluruh masyarakat Papua bersaudara.

Sebelumnya Gubernur Papua Lukas Enembe mengajak seluruh masyarakat di Tanah Papua untuk hidup berdampingan dengan damai dan menjaga ke Bhinneka Tunggal Ika.

“Mari kita hidup berdampingan, menjaga kesatuan dan persatuan, karena kita satu Indonesia,” tegas Gubernur Enembe.

Ia juga meminta tidak boleh ada lagi perbedaan, saling mencela satu dengan lainnya karena semua manusia punya hak hidup yang sama.

Dalam deklarasi itu, Kapolri berharap agar masyarakat bisa menerapkan kesepakatan yang sudah putuskan bersama. Tito juga berharap semua masyarakat menjaga Papua tetap damai.

“Mudah-mudahan dengan adanya deklarasi damai akan bergema di seluruh Papua, dan di-follow up ditindaklanjuti oleh kepala daerah, Kapolres, Dandim, Forkopimda yang ada di semua kabupaten dan kota sambil membuat kegiatan dalam rangka harmonisasi masyarakat yang berbeda etnis suku dan agama dan ras yang ada di tanah air kita,” kata Tito.

“Saya ingin sampaikan bahwa deklarasi mengingatkan kepada kita semua bahwa kita satu keluarga, sebangsa dan setanah air Indonesia,” tambah Tito.

Deklarasi yang ditandatangani tokoh masyarakat, agama, dan pemuda itu diakhiri dengan tanda tangan Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Rodja, Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Yoshua Sembiring dan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Berikut isi deklarasi yang dibacakan Ketua Papua (MRP) Timotius Murib yang diikuti seluruh hadirin dengan bergandeng tangan.

Kami warga negara kesatuan RI dengan beragam suku, bahasa, agama dan sepakat menyatakan:

1. Menjaga kesatuan dan persatuan di Tanah Papua
2. Hidup berdampingan rukun, damai dengan penuh kasih sayang
3. Sepakat dengan tidak terpengaruh isue-isue yang tidak benar
4. Sepakat menolak kelompok radikal dan separatis di Tanah Papua

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *