Dihadapan Kaum Difabel, Presiden Jokowi Minta Maaf Kalau Salah

0
16

Wartakota – Presiden Joko Widodo menyapa kaum difabel dengan menggunakan bahasa isyarat saat menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional 2018 di Summarecon, Bekasi, Senin (3/12/2018).

“Saya cinta bapak ibu dan saudara-saudara sekalian,” kata Jokowi sambil menggerakkan jari tangannya, berbicara menggunakan bahasa isyarat.

“Kalau salah dimaafkan, karena baru belajar, baru saja tadi pagi,” tambah Presiden.

Pada kesempatan itu, Jokowi mengatakan, para difabel memiliki segudang prestasi. Salah satunya melalui perhelatan Asian Para Games, beberapa waktu lalu.

Jokowi menuturkan, melalui ajang olahraga itu, atlet kita mampu merebut 37 medali emas dan masuk peringkat kelima. Sebelumnya, pada 2014 Indonesia hanya mampu bertengger di posisi 9 dengan perolehan 9 medali.

Selain olah raga, Jokowi menjabarkan prestasi lainnya yang diraih penyandang disabilitas. Seperti Krisnawati Utami yang menjadi Duta Komite Penyandang Disabilitas PBB Tahun 2018, Siti Aisyah yang sukses berbisnis online, hingga Sinta Utami peraih rekor muri keliling Indonesia menggunakan sepeda motor.

Selain itu ada uga Fahmi Husain mahasiswa difabel peraih penghargaan di bidang teknologi.

“Kemudian Surya Sahetapy, sekarang sudah di Amerika, ini penggerak komunitas handituli. Saya sudah ketemu dua kali, ini yang ngajari saya kalau tadi (bahasa isyarat), itu dia,” ungkap Jokowi.

Jokowi mengaku bangga atas prestasi gemilang dari anak-anak difabel. Menurutnya itu adalah buah dari semangat juang dan kerja keras. Hal tersebut sebagai contoh agar dapat termotivasi untuk terus berprestasi.

“Saya berpesan kepada yang di sini untuk selalu percaya diri, bekerja keras dan berinovasi dalam meraih prestasi-pretasi yang ada,” ucap Jokowi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here