Ditolak Di pontianak,Ketum FPI Di amankan Polisi Cegah adanya Bentrokan

192 Views

Rombongan Front Pembela Islam (FPI), dan Laskar Pembela Islam (LPI) yang dipimpin Ketua Umum FPI, KH Ahmad Shabri Lubis dihadang aparat keamanan dari Polri dan TNI seusai mendarat di Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (5/5/17).

Ustadz Shabri Lubis datang bersama Hidayat Quaiandri Batang Taris, dari Jakarta, dengan pesawat Lion Air JT 716, sekitar pukul 20.00 WIB usai menghadiri Aksi Simpatik 505.

Kedua ulama itu rencananya akan menghadiri pelantikan pengurus DPC FPI Sungai Raya di kawasan Sakura Blits, Jalan Adisucipto, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Alhasil, kehadiran merekapun menuai penolakan dari masyarakat disana. Agar tidak menimbulakn konflik, Pihak keamanan meminta mereka untuk kembali pulang.

Sebelumnya, para pengurus FPI dan LPI Kalbar sedianya sudah bersiap akan menjemput serta menyambut kedatangan dua tokoh Islam Indonesia tersebut. Namun niatan mereka akhirnya digagalkan petugas keamanan setelah berupaya melakukan negoisasi.

Kapolres Pontianak Kombes Imam Susilo yang dikonfirmasi menyampaikan, TNI dan Polri hanya melakukan langkah terbaik untuk keamanan Shabri dan rombongan.

Imam menyampaikan terkait penghadangan tersebut Apkam tidak memihak dengan pertimbangan keamanan, karena pihaknya tidak menginginkan terjadi bentrok antar massa.

Diakui Imam, terkait acara FPI bahwa ada kelompok masyarakat lain yang tidak berkenan agenda itu dilaksanakan. Dengan adanya penolakan itu, lanjut Imam membuat aparat keamanan harus mengambil sikap dengan mempertimbangkan keamanan.

Rakyat Indonesia secara mayoritas tidak menyukai konflik, diantara mereka ingin mempersatukan perbedaan dibandingkan dengan yang ingin meributkannya.

Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kejadian ini dan tidak terus-terusan memprovokasi masyarakat awam, seperti halnya ceramah-ceramah Rizieq Shihab dibeberapa tempat yang cenderung menebar kebencian ataupun perkataan yang berpotensi menyebabkan konflik perpecahan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *