Doa dan Ucapan Iringi Pernikahan Putra-Putri BG dan BW



Kebahagaian kini tengah dirasakan dua petinggi Polri, pasalnya anak dari Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Polisi Budi Gunawan dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso segera melangsungkan pernikahan.

Itu artinya tak lama lagi dengan waktu yang sudah ditentukan, kedua Jendral ini akan menjadi besan pada September 2017 mendatang.

Putri dari Buwas yang bernama Nindya Nur Prasasti akan dipersunting oleh Mochamad Herviano Widyatama, putra dari BG.

Pernikahan keduanya akan dilangsungkan pada Sabtu, 2 September 2017 bertempat di Birawa Assembly Hall Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan.

Kabar bahagia itu pun disambut baik oleh masyarakat dan juga para pemburu berita yang ingin menyaksikan kebahagiaan putra-putri mereka di pelaminan. Tak hanya masyarakat luas, sebagian netizen pun turut larut dalam kebahagian itu.

“Mantab selamat Ya Pak Jendral,” tulis akun facebook Rinaldi Thamrin, Rabu (23/8/17).

Komentar itupun disambut baik juga oleh Tommy Thedjakusuma. “Selamat ya… Pak… n Semoga Cepat dapat momongan cucu.Amin.”

Namun, tak sedikit juga yang tak rela mendengar kabar bahagia itu. Ya, berita kebahagiaan ini pun disambut miring oleh para netizen yang mengetahui perihal pernikahan Nindya dan Herviano.

Akan tetapi sejak awal, Buwas tak pernah mempersoalkan cibiran yang berekembang dimasyarakat khususnya netizen yang memang kerap berargumen bebas.

Kita sepakat, bahwa bicara jodoh itu urusan Tuhan. Jadi terkait pernikahan dua keluarga besar Jendral Polri ini bukanlah satu hal yang harus dikait-kaitkan dengan ini itu, dihubung-hubungkan dengan persoalan hukum.

Kedekatan kedua perwira itu memang sudah terjalin sejak lama. Dan dari hubungan kedekatan BG dan BW menjadi pembuka jalinan cinta Nindya dan Herviano lantaran seringnnya bertemu pada satu pertemuan kedua orang tua mereka.

Sirik tanda tak mampu, setidaknya pribahasa itu bisa menjadi contoh untuk kita saling menghargai dan berkomentar yang bijak tanpa harus merendahkan martabat orang lain.

Jadi tak ada yang aneh ataupun salah jika kini kedua keluarga perwira ini mengikat tali silaturahmi menjadi satu keluarga yang bahagia.