Enggan Rekonsiliasi, Prabowo Disindir Relawannya Sendiri Lewat Nasi Tumpeng



714 Kali di Baca

Sampai hari ini Capres 02 Prabowo Subianto masih belum mau menerima kekalahannya dan menolak untuk rekonsiliasi pasca Pemilu 2019.

Tindakan Prabowo yang ngotot ingin menang berbeda dengan pendukungnya yang menggelar syukuran atas pelaksanaan Pemilu damai bersama pendukung Paslon 01 dan warga Kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat.

Warga beserta relawan kedua kandidat merasa bersyukur pemilu bisa berjalan damai dan tanpa gangguan signifikan. Menikmati tumpengan dan bersyukur atas Pemilu damai menunjukkan kuatnya persatuan ydan kesatuan yang ingin selalu dijaga meski berebda pilihan kala itu.

Tak lupa, warga dan relawan juga memberikan santunan kepada petugas pengamanan langsung (Pamsung) di TPS yang meninggal dunia.

Bagi mereka, Pemilu sudah selesai, sudah tidak ada lagi pengelompokan-pengelompokan, yang ada hanya Indonesia, serta sepakat untuk bersabar menunggu penetapan hasil KPU.

Menariknya dalam acara itu, bayak terlohat kaos bergambar Jokowi-Ma’ruf dan juga kaos bergambar Prabowo-Sandi.

“Alhamdulilah bisa menjalin silaturahim sesama warga dan umat,” kata Camat Tambora, Bambang Sutarna.

Tak hanya melalui gelaran syukuran ini, Prabowo juga sudah banyak ditegur berbagai pihak agar sadar dari halusinasi dan delusi kemenangannya. Bahkan SBY yang berasal dari koalisinya sendiri sudah beberapa kali menyentil dan menyindir tetapi tidak sadar juga. Mungkin Prabowo sudah terlalu gengsi untuk mengakui kekalahannya.

Jadi jika relawan dan koalisinya sendiri sudah bisa move on, kenapa juga Prabowo masih keukeuh dengan kemenangannya dan deklarasi sepihak.