Gerindra: Larangan Cadar dan Celana Cingkrang dapat Diterapkan Bagi ASN

Gerindra: LaranganCadar dan Celana Cingkrang dapat Diterapkan Bagi ASN
765 Views

Larangan pemakaian cadar dan celana cingkrang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor pemerintahan menuai pro dan kontra di masyarakat.

Reaksi banyak orang terhadap pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi tentang rencana pelarangan cadar dan celana cingkrang di kementeriannya pun beragam.

Meski demikian, apa yang dikatakan Menag Fachrul Razi ini sebenarnya bukan masalah radikalisme, tapi lebih pada kepantasan berseragam di jajarannya.

Seragam pegawai negeri sudah diatur, bahkan ada instruksi Menteri Dalam Negeri yang bukan saja mengatur tentang penggunaan jilbab, tapi juga mengatur wanita yang tidak berjilbab.

Sebagai contoh, instruksi Mendagri saat dijabat Tjahjo Kumolo yang melarang PNS wanita mengecat rambut warna warni. Ini jelas bukan masalah radikalisme, tetapi sebuah peraturan yang wajib dipatuhi.

Kenapa Menteri Agama harus bilang bahwa cadar tidak ada hubungan dengan keimanan seseorang? Ya itu untuk meluruskan pemahaman di jajarannya yang masih menganggap bahwa dia pakai cadar itu atas perintah Tuhan dan menunjukkan bahwa dia Islam. Sementara, Yahudi saja ada yang pakai cadar. Apakah mereka Islam juga?

Oleh karena itu, Wakil Ketua DPR dari Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebut, larangan cadar dan celana cingkrang dapat diterapkan kepada ASN di kantor pemerintahan.

“Kalau ASN kan sudah ada aturan mengenai seragam, ketentuan mengenai atribut dalam pekerjaan,” ujar Dasco di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (1/11).

Akan tetapi lanjut Dasco, tidak ada hal yang mendesak untuk melarang orang memakai busana tertentu sesuai keinginannya.

“Saya pikir kalau di luar itu kan terserah kepada individu. Nah kalau sudah ada aturannya wajiblah ikut aturan yang sudah ada, supaya juga tertib,” jelasnya. Kecuali dalam hal keamanan yang harus dilakukan sesuai standar.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *