Hasil Survei Masyarakat Jawa Timur Dukung Jokowi Kembali Menjadi Presiden

28 Views

Joko Widodo atau Jokowi dipilih oleh Masyarakat Jawa Timur sebesar 58,7 persen. Perolehan ini mengungguli Prabowo Subianto yang hanya mengantongi 26,7 persen.

Hal tersebut tercermin dari hasil survei Charta Politika yang melaksanakan survei elektabilitas calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur pada periode 3-8 Maret 2018. Dalam survei itu, responden juga ditanyakan terkait capres yang akan dipilih jika pilpres dilaksanakan pada 3-8 Maret 2018.

“Pada simulasi dua nama di pilpres, Joko Widodo memperoleh 58,7 persen dan Prabowo Subianto 26,7 persen. Sebanyak 14,6 persen menyatakan tidak tahu atau tidak jawab,” jelas Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/3/2018).

Jika dibandingkan dengan perolehan suara Jokowi pada Pilpres 2014 lalu, hasil survei ini meningkat pesat. Pada Pilpres 2014, pasangan Jokowi-Jusuf Kalla memperoleh 53 persen suara. Sedangkan pasangan Prabowo-Hatta Rajasa memperoleh suara 46 persen.

Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat Jawa Timur kepada hasil kerja Presiden Jokowi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat Jawa Timur pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Elektabilitas ini juga menjadi tolok ukur bahwa masyarakat Jawa Timur mengharapkan Jokowi kembali terpilih pada Pilpres 2019 untuk menuntaskan seluruh program-program pembangunan bangsa.

Dalam survei itu juga diukur tingkat elektabilitas parpol di Jatim. Responden ditanyakan parpol apa yang akan dipilih jika Pemilu Legislatif dilaksanakan pada 3-8 Maret 2018.

Hasilnya parpol dengan perolehan suara tertinggi ialah PKB sebanyak 24,8 persen. Kemudian disusul PDIP (22,8 persen), Partai Demokrat (7,7 persen), Golkar (6,4 persen). Sedangkan Gerindra berada pada posisi kelima dengan perolehan suara 5,5 persen.

Yunarto mengatakan, survei yang dilakukan Charta Politika melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak dan tersebar di 38 kabupaten/kota se-Jatim. Pengumpulan data dilakukan pada 3-8 Maret 2018 melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur.

“Survei ini menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen,” jelasnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *