Ini Bulan Puasa, Wiranto Himbau Massa Luar Daerah Tak Datang ke Jakarta Padsa 22 Mei



481 Kali di Baca

Isu adanya aksi People Power jelang pengumuman hasil pemilu 2019 oleh KPU, ditanggapi serius oleh Pemerintah. Melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menegaskan warga dari luar daerah tak perlu datang ke Jakarta. Apalagi melakukan aksi saat pengumuman hasil hitung suara di Kantor KPU pada 22 Mei 2019 mendatang.

Terlebih saat ini masih memasuki bulan Ramadhan.

“percuma ke sana. Puasa lagi, sahurnya di mana, bukanya di mana. Mereka mikir pasti seperti itu,” kata Wiranto di Hotel Grand Paragon, Jakarta Barat, Kamis (16/5/2019).

Untuk mencegah konflik saat penetapan tersebut, Wiranto meminta kepada aparat keamanan kepolisian dan TNI menghalau massa dari luar ke Jakarta.

Wiranto meminta aparat menjelaskan kepada masyarakat bahwa Pemilu telah usai dan tidak perlu lagi berbondong datang ke Jakarta.

“Jelaskan ke masyarakat, enggak perlu ke sana (Jakarta). Pemilu sudah selesai. Sudah ada hasilnya. Percuma sampean ke sana,” katanya.

Selain itu, Wiranto juga meminta pemerintah daerah ikut melarang warganya dengan jumlah besar ke Jakarta.

“Pusat, daerah bersinergi supaya cegah adanya indikasi atau kecenderungan atau risiko konflik sosial dengan cara mencegah mereka, atau selesaikan mereka di masing-masing tempat dulu. Didesain selesaikan di kecamatan, selesaikan di provinsi selesaikan. Sehingga tidak ada perembesan ke ibu kota ya bebannya sudah terbagi,” ujarnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *