Ini Kekuatan Polri dalam Mencegah Teror Seperti di Selandia Baru



201 Kali di Baca

Kepolisian Republik Indoesa (Polri) terus melakukan deteksi dini untuk mencegah teror serupa di Selandia Baru. Terlebih menjelang pesta demokrasi Pilpres 2019.

Seperti diketahui, teror penembakan jemaah dua masjid di Selandia Baru menjadi sorotan dunia.

Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal menegaskan, seluruh jajaran Polda telah proaktif melakukan pencegahan dini lewat kerjasama pengamanan dengan terjun langsung ke masyarakat hingga lapisan RT RW.

“Ingat bahwa deteksi itu adalah hal yang paling pokok. Ketika kita mendeteksi melibatkan seluruh masyarakat, Insyaallah tertutup celahnya. Depan, kiri, belakang, dan tetangga, dan lain-lain harus menyapa. Jadi masyarakat adalah kekuatan yang luar biasa untuk Polri,” ujarnya di Plaza Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (17/3/2019).

Iqbal mengatakan, pada prinsipnya tidak ada celah bagi pelaku teror di Indonesia. Karena itu, Polri, lanjut Iqbal menyatakan akan bekerja maksimal sehingga tidak ada kejadian Selandia Baru di Indonesia.

Selain itu, Tim Densus 88 Antiteror juga melakukan upaya deteksi sel tidur kelompok radikal hingga terorisme.

“Densus 88 sudah berpengalaman, mereka sudah tau jaringan yang bangkit, dan lain-lain. Itu kami lakukan bersama-sama dengan BNPT. Seluruh stakeholder bergerak, untuk mengantisipasi kejadian Selandia Baru, kejadian juga yang debat kemarin (ledakan), sampai kapan pun,” jelas Iqbal.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk bekerja sama dengan aparat serta peduli lingkungan sekitar agar keberadaan kelompok radikal bisa diminimalisir.