Jokowi Mampu Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia

0
18

Wartakota – Jakarta – Fokus perhatian pemerintah dalam empat tahun terakhir, lanjut Jokowi, bukan hanya infrastruktur. Peningkatan kualitas kehidupan manusia juga terus dilakukan. Presiden Jokowi mengatakan kualitas kehidupan manusia Indonesia selama kepemimpinannya terus membaik. Indeks pembangunan manusia terus meningkat dari 68,90 di 2014, menjadi 70,81 pada 2017.

Pemerintah sangat menyadari bahwa Indonesia tidak hanya memiliki kekuatan besar dalam bentuk sumber daya alam, namun juga kekuatan besar dalam bentuk sumber daya manusia melalui 260 juta penduduknya.

Sedangkan di bidang pendidikan, jumlah penerima bantuan biaya pendidikan program Indonesia Pintar naik 5,4% menjadi 17,9 juta siswa, demikian pula dengan alokasi penerima beasiswa Bidik Misi naik 11,1 % menjadi 0,4 juta jiwa. ditambah pemerintah juga membangun manusia Indonesia yang sehat lewat Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dan perlindungan sosial bagi warga tidak mampu melalui peningkatan penerima bantuan iuran JKN. Penerima bantuan iuran JKN naik dari 86,4 juta jiwa pada 2014, menjadi 92,4 juta jiwa pada Mei 2018.

Presiden Joko Widodo mengklaim tingkat pengangguran terbuka semakin turun dari 5,70 persen menjadi 5,13 persen. Pemerintah, lanjut Jokowi, juga terus memperkuat pendidikan dan pelatihan untuk melahirkan sumber daya manusia terampil yang siap memasuki dunia kerja. Pemerintah, tambahnya, juga memberikan kemudahan berusaha di Indonesia.

Sementara Menteri Kesehatan Nila F Moeloek bahwa sejak 2015 angka kematian ibu melahirkan memperlihatkan tren penurunan. Hal ini erat kaitannya dengan kehadiran Jaminan Kesehatan Nasiona-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Selain itu, menurut data BPS pada 2013 angka stunting mencapai 37,2 % tapi saat ini turun menjadi 30,8 %.

“Jadi memang ini tugas tidak hanya memberikan makanan tambahan ataupun memberikan juga tablet tambah darah mulai dari remaja, tetapi kami juga harus intervensi sensitif yaitu kita memerlukan akses air bersih, kita memerlukan sanitasi,” kata Nila dilansir laman setkab.go.id

Dengan peningkatan derajat kesehatan mampu mendorong produktivitas dan kualitas hidup masyarakat, sehingga generasi masa depan akan mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang baik.

“Tujuan utamanya adalah membuat perekonomian bisa lebih produktif dan kompetitif, sambil terus meningkatkan kemandirian bangsa,” kata Jokowi. “Sehingga bisa memberikan nilai tambah, terutama pembukaan lapangan kerja baru, dan menyerap pengangguran.