Jokowi Minta Koordinasi Lintas Kementerian Dan Lembaga Terkait Penanganan Arus Mudik Lebaran



69 Kali di Baca

Presiden Joko Widodo menekankan agar penanganan arus mudik Lebaran 2017 betul-betul terintegrasi antar instansi dan dilakukan secara bersama-sama.

Jokowi meminta Kementerian dan Lembaga terkait harus mengesampingkan sikap egosektoral. Terlebih dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Berkaitan dengan penanganan arus mudik, saya ingin agar penanganan arus mudik betul-betul terintegrasi antara Polri, TNI. Kemenhub, Kementerian PUPR, Kementerian ESDM dan Kementerian BUMN,” kata Presiden saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (22/6/17).

Berkaitan dengan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, Sekretaris Kabinet Pramono Anung berharap, penanganan arus mudik tahun 2017 ini jauh lebih baik daripada tahun 2016.

Mudik tahun ini menurut Pramono dinilai lebih nyaman mengingat ada sejumlah proyek jalan lintas kota yang sudah selesai dan bisa digunakan oleh pemudik. Meskipun belum sempurna secara keseluruhan.

“Banyak infrastruktur baru yang berhasil dibangun oleh pemerintahan, ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi para pemudik,” katanya.

Selain masalah penanganan arus mudik, Presiden juga menyoroti beberapa harga komoditas kebutuhan pokok yang realtif stabil menjelang lebaran.

Presiden menyampaikan apresiasi kepada Menteri Perdagangan, Kapolri, Mentan, yang telah bekerja keras untuk stabilisasi harga kebutuhan pokok.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena kalau kita lihat harga kebutuhan pokok menjelang lebaran pada tahun ini pada posisi yang sangat baik, stabil,” katanya.