Jokowi Minta Masyarakat Tetap Rukun Meski Pesta Demokrasi Usai



69 Kali di Baca

Pesta demokrasi sejatinya memilih calon pemimpin yang berkualitas dans esuai dengan harapan masyarakat banyak bukan mementingkan kelompok-kelompok tertentu.

Karena itu Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat untuk tetap rukun usai pesta demokrasi diselenggarakan. Sehingga tidak ada kegaduhan usai Pemilu dan Pilpres 2019 mendatang.

Jokowi mengatakan, perbedaan pilihan politik tidak boleh menjadi alasan perpecahan, sebaliknya perlu ditekankan bahwa persatuan seluruh elemen bangsa harus tetap harus dijaga.

“Saya titip, jangan sampai karena beda pilihan, kita jadi tidak rukun, kita jadi tidak bersaudara, tidak rukun antartetangga, antarkampung, jangan sampai tidak saling sapa hanya karena beda pilihan,” katanya di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (11/3/18).

Jokowi menyebut Indonesia merupakan negara besar dengan beragam suku bangsa, bahasa dan agama. Menurutnya, kondisi tersebut berbeda dengan Singapura yang hanya memiliki empat suku atau Afghanistan yang hanya memiliki tujuh suku.

“Pilkada, pemilu legislatif, pilpres hanya pesta demokrasi lima tahun, coblos saja, setelah itu ya rukun kembali,” kata mantan Gubernut DKI Jakarta ini.