Kedepankan Toleransi Pelantikan Jokowi-Ma’ruf Diundur

Kedepankan Toleransi Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Diundur
1,437 Views

Pelantikan Presiden dan Wapres terpilih periode 2019-2024 menurut rencana akan diundur.

Biasanya acara kenegaraan seperti pelantikan Kepala Negara dilakukan saat pagi hari, namun kali ini acara tersebut akan dilaksanakan pada sore hari.

Alasan pergeseran waktu ini tak lepas dari semangat toleransi. Pelantikan tak dilakukan Minggu pagi agar umat Kristen dan Katolik dapat beribadah terlebih dahulu.

Namun yang pasti, pelantikan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin tetap akan digelar pada 20 Oktober 2019 yang jatuh pada hari Minggu.

“Saya pastikan tanggal 20 Oktober. Kenapa diundur dari jam 10.00 WIB menjadi jam 16.00 WIB, karena kita ingin agar saudara-saudara kita memberi kesempatan bisa beribadah paginya,” kata Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) di rumah dinasnya, Jl Widya Chandra, Jakarta Selatan, Selasa (8/10/2019).

Selain itu, MPR juga tidak mau mengganggu masyarakat yang berolahraga di car free day. Sebab, nantinya akan ada penutupan jalan protokol untuk dilewati tamu-tamu negara.

“Kita tidak ingin mengganggu masyarakat yang ingin car free day di jalan utama karena semula rencananya ada penutupan jalan karena ada tamu-tamu kepala negara sahabat yang hadir, perdana menteri, presiden, raja, itu akan hadir pada saat pelantikan. Jadi kalau pagi, maka akan mengganggu masyarakat kita yang olahraga,” jelas pria yang akrab disapa Bamsoet.

Dengan semangat toleransi tersebut MPR berharap tak ada demo saat pelantikan Jokowi nanti. Sebab pelantikan itu akan dihadiri oleh negara-negara sahabat. Sehingga sangat diharapkan acara pelantikan berlangsung lancar.

“Kami juga mengundang kepala negara untuk hadir menyaksikan dan mengikuti pelantikan presiden. Jadi kalau adik-adik mahasiswa demo besar-besaran, kurang elok bagi bangsa kita. Kita utamakan nama baik bangsa,” kata Bamsoet.

“Kalau pelantikannya berlangsung khidmat, kemudian dapat dukungan seluruh rakyat juga, kita harapkan investor dan pengusaha-pengusaha luar negeri akan masuk ke Indonesia dengan tidak was-was. Jadi penting ini,” tambah dia.

Sekedar informasi, saat ini, pemimpin negara yang sudah memastikan hadir dalam pelantikan Jokowi adalah Perdana Menteri Australia Scott Morrison dan Wapres China Wang Qishan. Amerika Serikat juga berencana mengirimkan perwakilan.

Seperti dilaporkan The Sydney Morning Herald, Senin (7/10/2019), Scott Morrison akan menghabiskan waktu dua hari di Jakarta, ibu kota Indonesia, untuk menghadiri pelantikan kedua Jokowi. Kedatangannya nanti jadi kunjungan keduanya dalam waktu satu tahun ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *