Kejagung Akan Meneliti Konten Buku Diduga Berpaham Komunisme di Padang

Kejagung Akan Meneliti Konten Buku Diduga Berpaham Komunisme di Padang

Kepala Pangdam I/Bukit Barisan Kolonel Infantri Roy Hansen J. Sinaga menegaskan sejumlah buku yang diduga mengandung unsur paham komunisme di Padang, Sumatera Barat, bukan disita tetapi diamankan.

Roy pun membantah jika pihaknya juga melakukan razia terhadap toko yang kedapatan menjual buku tersebut.

“Bukan disita, tapi diamankan, dan bukan juga ada razia,” kata Roy saat dihubungi, Kamis (10/1/2019).

Ia menjelaskan, aparat gabungan TNI, Polri, dan Kejaksaan Negeri Padang menyita enam eksemplar dari tiga buku yang disinyalir mengandung paham komunisme pada Selasa, 8 Januari 2018.

Roy melanjutkan, buku-buku yang diamankan tersebut berawal dari laporan masyarakat setempat. Buku yang sudah diamankan itu selanjutnya diserahkan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.

Saat ini, tambah Roy menjelaskan bahwa Kejaksaan akan meneliti konten buku-buku itu untuk mendapatkan kesimpulan apakah benar telah melanggar sebagaimana diatur dalam TAP MPRS Nomor XXV THN 1966 (Larangan Komunis).

Sedangkan untuk kapan buku-buku tersebut dikembalikan, Roy menyebut ia tidak tahu menahu. Sebab, buku tersebut sudah dalam kewenangan Kejaksaan.

Sebelumnya, ratusan buku yang diduga memuat kata-kata komunis dan PKI juga dirazia di Kediri, Jawa Timur, pada 26 Desember 2018 lalu. Razia dilakukan setelah Kodim 0809 Kediri mendapat laporan dari masyarakat dua pekan lalu.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *