Kemensos Siapkan Program Bantuan Usaha Ekonomi Produktif Bagi Kios Warga yang Rusak di Wamena

Kemensos Siapkan Program Bantuan Usaha Ekonomi Produktif Bagi Kios Warga yang Rusak di Wamena
2,219 Views

Kerusuhan Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, meninggalkan segudang persoalan baru. Setidaknya tercatat sebanyak 15.544 orang sudah eksodus dari Wamena mulai dari 23 September hingga 5 Oktober 2019 dengan rincian 10.676 orang menggunakan penerbangan Hercules TNI AU dan 4.868 orang dengan penerbangan komersil.

Sementara, warga yang mengungsi di Wamena per 6 September 2019 tercatat sebanyak 1.726 orang, dengan rincian di Kodim 1702/Jayawijaya sebanyak 787 orang, Polres Jayawijaya 239 orang, Koramil 1702-03/Wamena 63 orang, Subdenpom Wamena 25 orang.

Di Gereja Betlehem 30 orang, Yonif 756/WMS 19 orang, Gereja Efata 22 orang, Masjid LDII 120 orang, Gereja Advent 94 orang, Gereja El-Shadday 50 orang, Masjid Pasar baru 20 orang, Kantor KPU tujuh orang dan tersebar di perumahan penduduk 250 orang.

Menteri Sosial bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri BUMN Rini Soemarno, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dan Kepala Polri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengunjungi Wamena untuk melihat kondisi kota tersebut setelah kerusuhan yang menyebabkan lebih dari 30 orang meninggal dunia dan banyak bangunan rumah, kios, toko, kantor, dan fasilitas umum rusak.

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pemerintah siap memfasilitasi pengungsi yang meninggalkan Papua setelah kerusuhan terjadi di Wamena, untuk kembali lagi ke Wamena dan mendukung pembangunan di ibu kota Jayawijaya tersebut.

“Jadi bagi warga yang ingin pulang kami fasilitasi transportasinya,” kata Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita di Jayapura, Selasa (8/10/2019).

“Intinya, kalau ada keinginan dari warga yang ingin kembali kami siapkan fasilitas, karena itu kebutuhan agar mereka bisa kembali,” imbuhnya.

Selain itu, Kementerian Sosial juga akan menyiapkan program bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi warga yang kios atau warungnya terbakar atau kehilangan tempat usaha akibat kerusuhan di Wamena pada 23 September 2019 lalu.

Menteri Sosial akan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah tujuan eksodus dari Wamena untuk membantu pemerintah pusat meyakinkan para pengungsi dari Wamena agar mau kembali ke Wamena.

“Kalau mereka sudah siap, transportasi pasti siap. Tidak masalah,” katanya.

Seperti diberitakan, situasi keamanan di Kota Wamena sudah berangsur normal dan semakin kondusif. Oleh karena itu, pemerintah mengimbau perantau yang meninggalkan Papua setelah kerusuhan pulang kembali ke Wamena.

“Pasti. Pemerintah akan memfasilitasi jika warga ingin kembali ke Wamena,” kata Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *