Ketum PAN Temui Jokowi,PAN Tetap Solid Mendukung Pemerintahan Jokowi-JK

70 Views

Isu ketidak solidanya Partai Amanat Nasional (PAN) telah dipertegas oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Hal itu dikarenakan ramainya terkait pembahasan Aancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu. Dikatakan bahwa PAN tidak sejalan dan kerap berbeda pandangan dengan pemerintah.

Mengenai sikap politik PAN yang kerap berbeda dengan sikap pemerintah beserta sejumlah partai koalisi, Presiden Jokowi menekankan bahwa hubungan pemerintah dengan PAN baik-baik saja.

“Kita kan baik-baik saja, ada apa. Saya kan sudah sampaikan sehari sebelumnya kita sudah bertemu dan (PAN menyatakan) akan solid di partai pendukung pemerintah,” tegas Presiden seusai menutup Mukernas II PPP di Ancol, Jakarta, Jumat (21/7/17).

Pembahasan RUU Pemilu telah menyedot perhatian khalayak, sementara pada waktu itu terjadi kealotan dikarenakan masing-masing partai pendukung pemerintah punya argumen sendiri dalam menentukan pencalonan Presiden dan Wakil Presiden.

Seperti diketahui, sehari sebelum RUU Pemilu diputuskan, Selasa 18 Juli 2017, Zulkifli datang ke Istana Kepresidenan, Jakarta, untuk bertemu langsung dengan Jokowi. Dia menyebut RUU Pemilu ini tidak berkaitan langsung dengan pemilihan presiden.

Adapun Zulkifli menilai RUU Pemilu membicarakan nasib partai ke depannya. Karena itu, wajar bila partai mati-matian menjaga kelangsungan hidup partai mereka.

“Nah kalau masih partai-partai akan berjuang agar partainya tidak mati, enggak dijahati, enggak dihabisi,” katanya.

Pembahasan RUU Pemilu akhirnya berakhir dengan voting di Paripurna DPR. Hanya saja, ada empat partai yang keluar ruang sidang (walk out) dan tidak ikut dalam voting. Mereka adalah Gerindra, PKS, PAN, dan Partai Demokrat.

Meski begitu, voting tetap dilakukan. Hasilnya, anggota DPR yang hadir dalam voting sepakat menerima skema dan draf pemerintah dan mengesahkan menjadi undang-undang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *