Kubu Prabowo-Sandi Takut Gunakan Survei Independen



527 Kali di Baca

Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan berdasarkan hasil survei internal jelang pilpres 2019, capres 02 Prabowo unggul dari capres 01 Joko Widodo.

Dahni mengklaim survei internal Prabowo telah unggul sebesar 54 persen.

“Hasil survei kami, justru saat ini sudah crossing, Prabowo-Sandi sudah di angka 54 persenan sedang Jokowi 40an,” ucap Dahnil lewat pesan singkat kepada wartawan, Senin (11/3).

Namun Dahnil tak merinci metode penelitian maupun jumlah dan pemetaan responden survei internal BPN.

Hasil tersebut perlu dicurigai karena tidak kredibel, akurat dan tidak independen sebab dilakukan oleh pihak internal Prabowo-Sandi serta hasilnya sangat berbeda dari hampir semua lembaga survei yang memenangkan Presiden Jokowi diatas 50%.

Sebelumnya, SMRC melakukan survei kepada 1.426 responden yang mewakili seluruh provinsi di Indonesia untuk menanyakan pasangan capres dan cawapres yang akan dipilih jika Pilpres diselenggarakan pada saat ini.

Hasilnya, 54,9 persen memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf. Sementara, pemilih pasangan Prabowo-Sandi sebesar 32,1 persen. Kemudian, sebanyak 13,0 persen menyatakan tidak tahu atau merahasiakan pilihannya.

Pengumpulan data dalam survei ini berlangsung pada 24 hingga 31 Januari 2019. Penelitian ini menggunakan metode multistage random sampling. Proses pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan margin of error dalam penelitian ini lebih kurang 2,65 persen.

Berbeda dengan Dahnil, Juru Bicara Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean, mengatakan bahwa elektabilitas Prabowo-Sandi masih tertinggal 1 persen dari Jokowi-Ma’ruf.

Berdasarkan hasil survei internal pihaknya, menurut dia, Prabowo-Sandi berada di angka 41 persen, sementara Jokowi-Ma’ruf ada di angka 42 persen.

Namun demikian, lanjut Ferdinand, angka tersebut masih berpotensi berubah mengingat jumlah undecided voters yang masih di angka 17 persen.

“Kami punya hasil survei sendiri dan kami meyakini saat ini posisi elektabilitas antara Prabowo dengan Jokowi sangat dekat menempel dan belum bisa ditentukan siapa yang akan menang Pilpres ini,” ucap dia.

Dengan demikian, hasil survei internal Prabowo-Sandi memperlihatkan hasrat pasangan calon 02 untuk menang pada pilpres 2019 mendatang. Padahal hasilnya sangat berbeda jauh dengan kenyataan yang ada.

Survei internal saja hanya bisa unggul tipis, sehingga jika menggunakan survei independen, maka hasilnya jelas akan memenangkan Jokowi-Ma’ruf.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *