Lagi OPM Hujani Tembakan Dua Anggota TNI Terluka

130 Views

Jelang hari kemerdekaan RI ke-74 kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali menyerang prajurit TNI di danau Habema Wamena, Papua, Jumat (16/8). Akibatnya, dua orang prajurit TNI yang merupakan Satgas Pamrahwa Yonif RK 751/VJS bernama Pratu Panji dan Pratu Sirwandi mengalami luka tembak.

Awalnya, kendaraan pengangkut logistik Satgas Pamrahwan di Jalan Trans Wamena-Habema melintas sekitar pukul 15.30 WIT. Mereka membawa logistik untuk diberikan kepada anggota Pos Pamrahwan TNI di Mbua.

“Di sekitar Km 39 Jalan Trans Wamena-Habema, tembakan berasal dari dua arah yaitu ketinggian dan lembah yang berada di kanan dan kiri jalan,” ungkap Kapendam Cenderawasih Letkol Eko Daryanto lewat siaran persnya, Jumat (16/8).

Dalam posisi terjepit, 12 personel TNI yang bertugas mengawal konvoi segera turun meninggalkan kendaraan dan bereaksi dengan membalas tembakan.

Kontak tembak berlangsung selama kurang lebih 20 menit. Tembakan balasan dari para personel TNI membuat kelompok tersebut melarikan diri.

“Setelah medan berhasil dikuasai, 2 prajurit TNI dilaporkan menderita luka tembak. Pratu Pànji tertembak pada bagian lengan kiri dan Pratu Sirwandi tertembak pada paha kiri. Saat ini keduanya telah dievakuasi dan mendapat perawatan medis di RSUD Wamena. Kedua prajurit berasal dari satuan Yonif 751/VJS,” katanya.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Yosua Pandit Sembiring telah memerintahkan seluruh personel Satgas Pamrahwan meningkatkan kesiapsiagaan dan mengawasi jalan-jalan maupun medan yang kemungkinan dijadikan sebagai jalan pelarian KSB tersebut.

“Situasi di sana sudah kondusif. Kita tetap mewaspadai kemungkinan KSB yang memanfaatkan momentum peringatan HUT RI untuk melakukan aksi teror baik terhadap aparat keamanan maupun masyarakat,” kata Mayjen Yosua.

Dia mengimbau agar masyarakat tenang jelang perayaan Kemerdekaan ke-74 Indonesia, meski adanya kontak senjata antara TNI dan kelompok OPM.

“Masyarakat tidak perlu takut, kita telah berkoordinasi baik dengan Polda maupun Pemda setempat untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, masyarakat mengutuk aksi KSB di Papua yang semakin berani menyerang aparat keamanan. Tanpa berperikemanusiaan KSB semakin menunjukkan perbuatan keji dan ingin mengacaukan NKRI.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *