Lapor ke Cyber Crime, KPU Pastikan Hasil Pemilu Luar Negeri Adalah Hoaks



120 Kali di Baca

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Viryan Aziz menegaskan hasil pemilihan umum di sejumlah negara di luar negeri adalah hoaks.

Viryan menyebut KPU mengambil kebijakan melakukan “early voting” atau pemungutan suara awal di luar negeri pada 8-14 april.

Namun, hasil penghitungan suara pemilihan umum di luar negeri akan baru dihitung setiap satu surat suara secara manual pada 17 April.

“Penghitungan suaranya baru tanggal 17 April, sehingga bisa dipastikan itu hoaks (kabar) pemilu,” ujar Viryan.

Sementara itu, Jumat kemarin, pemilihan umum di luar negeri berlangsung di Abu Dhabi, Amman, Alger, Doga, Dubai, Jeddah, Khatoum, Kabul, Kuwait, Manama, Muscat dan Riyadh.

Kabar hasil pemungutan suara pemilu di negara-negara tertentu ditampilkan dengan rincian presentase suara yang tersebar di grup whatsapp maupun media sosial.

Terkait hoaks hasil pemilu LN yang telah membuat gaduh, KPU akhirnya akan melaporkan hoaks hasil pemilihan umum luar negeri ke Cyber Crime Mabes Polri.

“InsyaAllah, hari ini kami laporkan ke cyber crime Mabes Polri,” tegas Viryan dalam acara Hitung Mundur Pemilu 2019 di Jakarta, Jumat (12/4/2019).