Ma’ruf Amin: Kampanye Hitam Terkait Larangan Adzan Mengacaukan Negara

Ma'ruf Amin: Kampanye Hitam Terkait Larangan Adzan Mengacaukan Negara

105 Kali di Baca

Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin menyadari banyaknya hoaks dan fitnah yang menyerang pihaknya.

Di tengah kencangnya fitnah larangan Azan dan legalnya pernikahan sejenis jika Joko Widodo dan Ma’ruf Amin terpilih menjadi Presiden RI adalah bentuk kampanye hitam yang sengaja dihembuskan untuk mengacaukan negara.

Serangan kampanye hitam ibu-ibu di Karawang, Jawa Barat sengaja dibunyikan adalah jika Jokowi terpilih kembali, maka suara azan tak lagi terdengar hinga legalnya pernikahan sejenis.

Ma’ruf mengaku heran fitnah yang terlanjur disuarakan. Padahal semua orang tau dirinya adalah seorang kiai, sehingga tak mungkin jika terpilih tidak ada lagi suara azan.

“Saya ini kiai, tukang azan, betul atau tidak, kok malah enggak ada azan. Itu bohong, itu fitnah,” kata Ma’ruf dalam acara Istighosah dan Salawat Kubro di Lapangan Dipati Ewangga Windu Sengkahan, Kuningan, Jawa Barat, Selasa (26/2).

Ma’ruf pun menegaskan, bahwa cara seperti itu merusak demokrasi. “Ini orang ingin merusak, mengacaukan negara kita Indonesia, dan merusak demokrasi kalau kampanye dengan cara-cara tidak sehat,” kata Ma’ruf.

Ia lantas mendoakan pihak-pihak yang memang bertujuan mengacaukan negara dan merusak demokrasi.

“Mudah-an kita dijaga oleh Allah karena setiap yang benar, pasti dijaga Allah SWT,” ucapnya.