Mendagri Dorong Sidang Paripurna Istimewa DPRD DKI Jakarta

37 Views

Radarkontra – Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo DPRD DKI Jakarta harus memberikan kesempatan kepada Anies Baswedan selaku kepala daerah yang baru di Ibu Kota untuk berpidato dalam paripurna istimewa.

Tjahjo menilai penyelenggaraan rapat paripurna istimewa oleh DPRD DKI Jakarta wajib hukumnya, dan tidak ada alasan bagi DPRD DKI Jakarta tak menggelar rapat paripurna istimewa tersebut. Sebab, sidang paripurna sangat diperlukan untuk mendengarkan pemaparan dari pemimpin Ibu Kota Jakarta yang baru itu.

“Siapapun gubernurnya, dari partai mana jangan dilihat. Dia adalah gubernur sah yang terpilih,” tegasnya di Gedung Joeang, Jakarta, Sabtu (21/10/17).

Dengan demikian, menurut Tjahjo, sidang Paripurna oleh anggota dewan harus tetap dilaksanakan. Dengan sisa waktu dua bulan ini harus disesuaikan dan dilakukan apapun yang di program Anies-Sandi. “Jadi tidak ada alasan apapun. Apalagi ada perubahan APBD yang disesuaikan dengan janji Anies-Sandi,” ungkap dia.

Oleh karena itu, Tjahjo bakal mendorong DPRD DKI Jakarta mengadakan sidang paripurna untuk pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Sekalipun tak ada sanksi apabila tidak menyelenggarakan paripurna istimewa

Bahkan Tjahjo mengaku sudah melakukan komunikasi dengan Ketua DPRD DKI Jakarta dan juga Sekda DKI Jakarta terkait pelaksanaan rapat paripurna istimewa.

“Saya sudah buat instruksi itu harus ada. Siapapun gubernurnya tidak lihat partai. Kami akan terus mendorong kalau belum diadakan, saya sudah ketemu dengan ketua dan sekwan untuk itu,” tegas Tjahjo.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *