Papua Pulih dan Siap Mensukseskan PON 2020

2,361 Views

Tanah Papua kini tengah mempersiapkan diri menyambut perhelatan olah raga antar Provinsi Pekan Olah Raga Nasional (PON) ke 20 di tahun 2020.

Meski banyak pihak yang mencoba memporak-porandakan bumi Cendrawasih ini dengan berbagai isu apapun termasuk yang belum lama ini tejadi namun semangat persaudaraan yang dimiliki warga Papua tak seorang pun yang mampu memisahkan.

Sebagaimana diketahui, situasi di Papua Barat sempat memanas pada Senin (19/8/2019). Sejumlah warga Manokwari turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi di sepanjang Jalan Yos Sudarso.

Mereka memprotes aksi kekerasan yang menimpa mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya. Warga Papua tak terima dengan aksi berbau rasisme terhadap mahasiswa asal Papua.

Aksi anarkis pun meluas di sejumlah wilayah lainnya hingga menuntut Papua Merdeka. Beruntung aparat keamanan bertindak cepat para tokoh adat tokoh agama pun bersinergi membalikan keadaan agar Papua dan Papua Barat tetap damai dan bersatu.

Saat ini Papua terus berbenah diri demi menjadi tuan rumah PON 2020. Selain menyiapkan infrastruktur fasilitas seperti Stadion Papua Bangkit, provinsi paling timur di Indonesia ini juga menggaungkan semangat olahraga dalam visinya.

Sebelumya Gubernur Papua, Lukas Enembe menyatakan, pihaknya siap menjadikan dua cabang olahraga andalan putra-putri Bumi Cendrawasih sebagai ikon provinsi, yakni sepak bola dan atletik.

“Kami mau tetapkan provinsi ini provinsi sepakbola dan atletik,” kata Lukas saat menemani Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan ke proyek Stadion Papua Bangkit, Nolokla, Sentani Timur, Jayapura, Senin (1/4/2019).

Bukti keseriusan Papua dalam menyambut PON 2020 terpancar dari pengerjaan Stadion Papua Bangkit yang sudah dimulai sejak akhir 2016. Jokowi sebelumnya juga telah menargetkan, konstruksi stadion dengan daya tampung 40 ribu kursi ini bisa rampung Mei 2019.

Tak hanya itu untuk membuktikan kesiapannya menyambut olah raga bergengsi se daerah ini, di jalan-jalan dan kota-kota di Papua pun sudah terpampang spanduk-spanduk bertemakan semangat dan kesiapannya menyambut PON ke 20.

Salah satu diantara spanduk yang bertebaran di sudut jalan yakni “Papua Indonesia, Kitorang Bersaudara. Mari Tolak Tindakan Rasis dan bangun Tanah papua dengan Kebersamaan”.

Selain itu ada juga spanduk bertuliskan “Kabupaten Jayapura siap menuju PON ke XX 2020 di Papua”.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sebelumnya menegaskan bahwa kendala penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua tak ada hubungannya dengan kerusuhan yang terjadi di Bumi Cendrawasih.

“Jangan pernah ada isu rasial, semua kita sama, semua kita hidup di muka bumi yang di dalamnya harus ada nilai-nilai pancasila. Menurut saya hal itu (masalah rasial) harus kita tinggalkan,” ujarnya di Gedung Kemenpora, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Meski sempat diberitakan bahwa pesta olah raga empat tahunan ini terkendala dan masih belum dapat menentukan tanggal dan waktu diselenggarakannya, namun Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Kadispora) Papua, Alexander K Y Kapisa mengatakan gejolak yang terjadi di Papua tidak akan mempengaruhi persiapan penyelenggaraan PON 2020. Ia mengatakan, penyelenggaraan PON 2020 Papua akan berlangsung sesuai jadwal, yakni dari 20 Oktober hingga 2 November 2020.

“PON 2020 tetap sesuai jadwal yang kami (Kemenpora, Dispora) rencanakan semua. Jadi saya pikir dengan kondisi hari-hari terakhir di Papua, tidak mempengaruhi persiapan kami,” ujarnya seperti dilansir tirto.id, Minggu (25/8/2019).

Event olahraga ini adalah sebuah momentum kebangkitan pembangunan bagi Papua, dan yang tidak kalah penting bagaimana dampaknya terhadap kesejahteraan orang Papua. Untuk itu, diharapkan semua pihak bisa bersinergi demi kesuksesan PON 2020 tanpa harus mencari perbedaan yang hanya memunculkan kerusuhan di tanah Papua yang damai.

Untuk itu diimbau kepada seluruh masyarakat untuk menahan diri agar gejolak yang terjadi beberapa waktu belakangan ini segera cepat pulih.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *