Papua Tanah Damai, Jangan Ada Gerakan Melawan Hukum

Papua Tanah Damai, Jangan Ada Gerakan Melawan Hukum
280 Views

Jayapura – Ketua La Pago Provinsi Papua, Agus Rawa Kogoya menyatakan Papua adalah dalam bingkai NKRI dan pada tanggal 1 Desember 2019 seluruh umat Kristiani sudah perlu mempersiapkan diri untuk menyambut Natal dan Tahun Baru 2020 agar tidak ada tindakan ataupun pergerakan yang melawan hukum.

Agus Rawa Kogoya  juga mengimbau kepada kelompok-kelompok TPN-PB, Komite Nasional Papua Barat (KNPB), dan United Liberation Movement For West Papua (ULMWP) agar melakukan ibadah syukur di 7 (tujuh) wilayah adat.

Agus juga secara khusus menghimbau kepada masing-masing wilayah adat agar menyesuaikan diri dan tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang melanggar hukum dan juga kepada TNI-POLRI agar bersama-sama menjaga Kamtibmas di Papua supaya aman dan damai.

Selain itu kepada kelompok TPN/OPM agar tidak melakukan aksi penyerangan kepada pihak TNI-POLRI dan masyarakat sipil pada 1 Desember agar tidak ada korban jiwa seperti kejadian unjuk rasa anarkis pada 29 Agustus dan 23 September 2019 yang lalu.

“Papua adalah tanah damai. Tidak perlu lagi aksi turun ke jalan, unjuk rasa. Kami semua ingin kedamaian, semua pihak harus bersatu. Termasuk segala kerusakan yang telah ditimbulkan akibat unjuk rasa kemarin, sebagai orangtua dari anak-anak, kami minta maaf,” katanya.

Untuk menjadikan Papua damai dan bersatu, Agus juga meminta kepada seluruh toga, todat, tomas, tokoh perempuan, tokoh pemuda, MRP, Gubernur, dan DPRP untuk mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmnas di wilayah Papua dan Papua Barat agar tetap aman, damai dan kondusif.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *