Pembangunan Trans Papua Sudah Mencapai 86%

trans papua

26 Kali di Baca

Wartakota.co – Pemerintah mengebut pembangunan jalur penghubung antarwilayah yang menyambungkan Papua dan Papua Barat, atau biasa disebut Jalan Trans Papua.
Selain menunjang sarana infrastruktur, keberadaan Jalur Trans Papua itu juga dinilai berpotensi menjadi destinasi wisata baru di Bumi Cenderawasih.jalur sepanjang 284,30 kilometer yang menghubungkan Wamena-Habema-Kenyam-Mamugu itu menawarkan panorama menakjubkan sepanjang jalan.
Pemandangan itu di sebut menyuguhkan kesan orang sedang berada di Swiss dan diklaim bakal memikat siapapun yang melintas di jalur tersebut.

Dikutip dari media Harianpapua.com bahwa Jalan Trans Papua kini telah berhasil dikerjakan dan rampung hingga menyentuh angka 86% yang mana direncanakan akan selesai dibangun 100% dan siap digunakan pada tahun 2018 mendatang.

Kepala Balai Besar Pelaksaan Jalan XVIII Papua dan Papua Barat, Osman Marbun mengatakan, jalan trans Papua yang dikerjakan Balai Besar Pelaksana Jalan Wilayah XVIII Papua sepanjang 3 259 km saat ini sudah mencapai 86% dan yang belum tersambung hanya sepanjang 667 km atau 14%.

Pembangunan Jalan Trans Papua terus berjalan dengan target sepanjang 3.259 km kini proyek pembangunan yang masuk dalam nawacita Presiden Joko Widodo sudah mulai memperlihatkan hasil yang baik.

Hal ini di sambut gembira oleh masyarakat papua Merauke & Boven Digoel,Dengan ada nya Proyek Trans papua ini Masyarakat Merauke & Boven Digoel Bersyukur Adanya Jalan Trans Papua

Ruas trans Papua yang tengah dikerjakan pemerintah mendorong terciptanya konektivitas yang lebih efektif dan efisien. Seperti halnya dengan jalan trans Papua dari Merauke menuju Boven Digoel.

Sebelum ada proyek jalan trans Papua ini, menurut warga Papua yang ada di Merauke, ketika melakukan perjalanan menuju Boven digoel dari Merauke, perjalanan dapat ditempuh hingga sampai 10 jam – 11 jam.

“Sekarang sudah mendingan. Cuma 8 jam. Tapi itu dengan catatan ruas Getentiri-Boven Digoel tak rusak parah. Kalau masih rusak parah ya bisa 10 jam-11 jam,” Tutur Dominggus Gebze salah satu warga Merauke.

Dilansir dari papuanews.id Dominggus Gebze berharap, pemerintah segera menyelesaikan perbaikan dan penanganan ruas-ruas jalan Trans-Papua yang rusak.