Pemerintah dan Masyarakat Tak Perlu Merespon Reuni 212 Secara Berlebihan

Pemerintah dan Masyarakat Tak Perlu Merespon Reuni 212 Secara Berlebihan
66 Views

Kegiatan Reuni 212 yang di gelar pada Senin (2/12/2019) kemarin tidak memberikan dampak apapun terhadap situasi negara.

Namun, pesan yang ditangkap dari penyelenggaraan Reuni 212 kali ini, adalah bahwa 212 ingin menunjukkan eksistensi kepada publik.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno mengatakan, sekalipun mereka berada di luar kekuasaan, tetapi sebagai kekuatan politik mereka masih eksis dan ada.

“Tidak ada dampak apapun, karena memang momen politik sudah lewat, pilpres sudah usai, Jokowi dan Prabowo sudah berkoalisi,” kata Adi Prayitno di Jakarta, Senin (2/11).

Adi menilai, sejumlah orang yang tergabung dalam Reuni 212, menurutnya mencoba menunjukkan mereka tetap ada walau tidak dalam momen politik dan berdiri di luar pemerintahan.

Seharunsya lanjut Adi mengatakan, sikap pemerintah mestinya biasa saja terhadap Reuni 212, dan tidak perlu merespon secara berlebihan.

“Karena kalau direspon berlebihan akan membuka peluang mendapatkan simpati yang luas dari masyarakat,” ucapnya.

Sehingga, reuni 212 saat ini sebenarnya sudah tidak ada kekuatan lagi dan hanya menjadi gerakan yang tidak berguna, dan sia-sia. Sehingga umat Islam tidak perlu lagi ikut serta maupun terlibat dalam seruan-seruan reuni 212.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *