Perang Biologi, Wuhan dan Virus Corona

383 Views

Wuhan – VIRUS CORONA berjangkit sangat cepat. Berasal dari Wuhan (China) virus mematikan ini menyebar ke sejumlah negara Asia, juga Eropa, dan Amerika dan apakah ini perang Biologi?

Kota Wuhan mendadak menjadi sorotan dan perbincangan dunia internasional. Sebab, kota yang terletak di Provinsi Hubei, China itu dianggap sebagai daerah pertama kemunculan Virus Corona.

Beberapa riset menyebut Kota Wuhan sebagai kota yang memiliki laboratorium vaksi,virus dan anti body yang diperuntukan militer dan kesehatan negara China.

Namun siapa sangka, Wuhan juga pernah tercatat salah satu kota pesaing Surabaya di Guanzhou Award. Dalam ajang itu, bahkan Wuhan menjadi salah satu kota yang menyabet juara. Sayangnya Surabaya tidak.

Namun Surabaya mengalahkan Wuhan di kategori online popular city. “Iya benar, (Wuhan) pernah bersaing dengan sejumlah kota di dunia di ajang Guangzhou Award tahun 2018,” kata Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara kepada detikcom, Selasa (28/1/2020).

“Wuhan berhasil menjuarai Guangzhou Award bersama empat kota di dunia lainnya yakni New York City (Amerika Serikat), Guadalajara (Meksiko), Milan (Italia), Mezitli (Turki). Nah, kalau Surabaya menang di kategori online popular city,” imbuh Febri.

Meski Surabaya dan Wuhan sempat menjadi kota finalis di ajang Guangzhou Award, lanjut Febri, Kota Pahlawan tidak pernah menjalin hubungan kerja sama apapun dengan Wuhan. “Belum pernah. Baik itu sebagai sister city atau kerja sama lainnya,” tuturnya.

“Dari data kami yang pernah menjadi sister city seperti Kota Seattle (Amerika Serikat), Kota Izmir (Turki), Kota Busan (Korea Selatan), Kota Kōchi serta Kota Kitakyūshū (Jepang). Kemudian Kota Monterrey (Meksiko), Kota Varna (Bulgaria), Kota Liverpool (Inggris),” terangnya.

“Yang dari China ada dari Kota Guangzhou dan Kota Xiamen saja. Ada juga Kota Jiangmen tapi masih penjajakan belum ada MoU,” lanjut Febri.

Sekadar untuk diketahui, pada 2018 untuk pertama kalinya Surabaya berhasil menembus 15 besar finalis Guangzhou Award. Yakni bersama sejumlah kota di dunia seperti Yiwu (China), Wuhan (China), Mezitli (Turki), Sidney (Australia), Salvador (Brazil), Kazan (Rusia), Milan (Italia), Repentigny (Kanada), New York (USA), Durban (Afrika Selatan), Santa Ana (Kosta Rica), Utrecht (Belanda), Santa Fe (Argentina), dan Guadalajara (Meksiko).

Itu merupakan keempat kalinya Surabaya mendaftarkan diri agar dapat menjadi nominasi dalam ajang tersebut. Surabaya juga menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam ajang ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *