Pimpinan KPK Harus Tahu Bahwa Presiden Tak Pernah Memberikan Mandat ke KPK

Pimpinan KPK Harus Tahu Bahwa Presiden Tak Pernah Memberikan Mandat ke KPK
740 Views

Setelah mendengar penjelasan dari Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD kita akan lebih berpikir rasional bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu bukanlah mandataris Presiden.

Mahfud mengatakan bahwa pimpinan KPK tidak bisa mengembalikan mandat kepada presiden karena mereka bukan mandataris presiden.

Secara hukum, KPK itu bukan mandataris presiden, tidak bisa dia lalu mengembalikan mandat kepada presiden karena presiden tak pernah memberikan mandat ke KPK,” jelas Mahfud saat memberikan pernyataan terkait KPK di Yogyakarta, Minggu (15/9/2019).

Menurut dia di dalam ilmu hukum mandataris menjelaskan bahwa orang yang diberikan mandat oleh pejabat tertentu, yang bertanggung jawab adalah pemberi mandat. Sehingga, yang diberi tugas disebut mandataris.

Mahfud lantas menjelaskan bahwa sebelum tahun2002, presiden adalah mandataris MPR. Maka Presiden diberi mandat dan yang bertanggung jawab adalah MPR.

Nah, KPK itu bukan mandataris presiden sehingga tak ada istilah hukum mandat kok dikembalikan,” kata Prof Mahfud.

Kemudian lanjut Mahfud mengatakan, di dalam Pasal 32 Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002, orang yang mengembalikan mandat itu dijelaskan karena pensiun, meninggal dunia, atau karena mengundurkan diri.

Adapun KPK, bukan mandataris siapapun. Lembaga itu independen kendati berada di lingkaran kepengurusan eksekutif, namun bukan di bawah presiden.

Dengan demikian, kata Mahfud, secara yuridis pengembalian mandat yang dilakukan pimpinan KPK tidak berarti KPK kosong karena lembaga antirasuah itu bukan mandataris presiden.

Meski demikian, menurut Mahfud, secara arif Presiden Joko Widodo perlu memanggil para pimpinan KPK untuk bertukar pendapat, konsultasi, serta berdiskusi mengenai nasib KPK.

Mereka (Pimpinan KPK) mengatakan saya kok tak pernah diajak bicara tentang nasib KPK. Nah sekarang waktunya mereka diajak bicara dalam situasi seperti ini. Saya kira presiden cukup bijaksana untuk mengundang mereka,” kata Mahfud.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *