Politikus NasDem Minta Polisi Ungkap Aktor Intelektual Dibalik Hoaks 7 Kontainer Surat Suara

Politikus NasDem Minta Polisi Ungkap Aktor Intelektual Dibalik Hoaks 7 Kontainer Surat Suara

27 Kali di Baca

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, Johnny G Plate menduga adanya keterlibatan aktor intelektual atau white collar crime di balik pembuatan kabar bohong atau hoaks tujuh kontainer surat suara sudah tercoblos.

Politikus Partai Nasdem itu juga menduga bahwa tindakan yang dilakukan Ketua Umum Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo Presiden, Bagus Bawana Putra memiliki kaitan dengan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto- Sandiaga Uno.

“Kami minta polisi bekerja cepat mengusut ini, tak hanya pelaku lapangan atau blue collar crime saja atau penjahat politik di tingkat lapangan, tapi white collar political criminal, aktor-aktor intelektualnya juga ada,” kata Johnny seperti dilansir dari dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (10/1).

Johnny menilai penyebaran hoaks yang dilakukan Bagus Bawana sangat berbahaya bagi kemajuan demokrasi di Indonesia. Sebab, tindakan itu dapat mendelegitimasi pemerintah dan penyelenggara pemilu serta proses pemilu yang berlangsung.

“Juga bisa mendelegitimasi peserta pemilu, dalam hal ini paslon 01 dan parpol pengusungnya, lalu mendelegitimasi hasil pemilu, ini berbahaya sekali, ini criminal politik,” kata dia.

Apalagi kata dia, bukti itu terlihat dalam rekaman suara terkait hoaks tujuh kontainer berisi surat suara Pemilu 2019 yang sebelumnya beredar di media sosial.

“Tidak bisa mereka (BPN) mengatakan tak ada hubungan, tak ada hubungan, wong ada rekaman itu disampaikan kok. Dia (Bagus) melaporkan ke DPP partai tertentu. Dia melaporkan ke salah satu tokoh penting di paslon sebelah, dia sebut nama, ya itu kan,” jelasnya.

Ia pun mendesak agar kepolisian mencari dalang atau aktor intelektual di balik kasus tersebut dengan cepat.

“Harus dibongkar dong aktor-aktornya. Kita minta polisi, kalau dari data yang ada, dia (Bagus) kan Ketua Kornas Relawan Prabowo, ini harus diungkap apakah ada hubungannya dengan BPN, harus diungkap, ya harus diakhiri,” kata dia.