Polri Tak Pernah Gagal Mengamankan Saat Libur Lebaran Serta Menjaga Keamanan Selama Liburan



6 Kali di Baca

Tindak kejahatan yang akhir-akhir ini meresahkan masyarakat tidak bisa dianggap sepele. Apalagi jelang Lebaran ini. Para pelaku kejahatan pun terbilang tak kenal ampun dalam melancarkan aksinya.

Tak hanya masyarakat sipil, bahkan pelaku kejahatan juga menyasar kepada aparat keamanan, dalam hal ini kepolisian.

Dari mulai kejahatan jalanan, perampokan, bahkan tindak kejahatan terorisme kerap mengintai aparat keamanan

Tak dapat dipungkiri, pelaku yang terbilang berani itu merupakan para pemain lama di dunia kejatahan. Kejadian ini pun menyita perhatian perhatian masyarakat, serta Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat RI.

Seraya memberi masukan, DPR meminta pihak kepolisian untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas mengamankan Lebaran 2017 dari ancaman teroris.

Anggota Komisi III DPR RI Herman Heri mengatakan, Polri tentu sudah mempersiapkan secara matang konsep deteksi dini ancaman teror, di Kantor Polisi maupun tempat-tempat objek vital jelang Lebaran.

“Masukan saya adalah personil yang menjalankan tugas di lapangan harus ekstra waspada,” katanya di Jakarta, Rabu (21/6/17).

Meski demikian, Heri tidak terlalu khawatir karena selama ini Polri tak pernah gagal mengamankan libur lebaran serta menjaga keamanan selama liburan, karena semua infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM) sangat mumpuni.

Sementara Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto mengatakan pihaknya sudah melakukan persiapan secara maksimal untuk pengamanan jelang Lebaran khususnya dari serangan atau ancaman teror terutama di kantor polisi maupun objek vital.

“Kita sudah laksanakan gelar apel pasukan mulai tingkat Mabes Polri hingga Polres dan Polsek. Insya Allah (persiapan pengamanan sudah siap), kita berdoa semoga semua berjalan lancar dan semoga bisa seperti harapan kita semua yakni baik-baik saja?,” katanya.

Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto juga mewanti-wanti aksi terorisme tidak mengenal waktu dan tempat. Ketika melihat ada yang lengah, di situlah mereka akan beraksi kembali.

“Sepanjang waktu aparat keamanan selalu waspada terhadap serangan terorisme. Jangan kemudian kalau nanti Lebaran barangkali dia juga libur kan. Ya belum tentu kan,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, (20/6/17).

Senada dengan Wiranto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga telah memerintahkan jajarannya terutama Densus 88 Anti-teror untuk melakukan deteksi dini dari ancaman teror.

“Lakukan langkah-langkah preemtif strike, lakukan tindakan cepat kalau ada indikasi lakukan sesuai kewenangan yang ada di UU,” tegasnya.

Untuk itu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap semua tindakan terorisme yang ada di sekitar. Karena, peran masyarakat sangat penting sebagai peringatan dini terorisme sebelum aksi benar-benar terjadi.