Rizieq Shihab Mau Pulang, Pengamat: Itu Gertakan Saja

35 Views

Negara harus menegakkan hukum atas tersangka kasus chat berkonten pornografi yang melibatkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Pengamat politik Arbi Sanit menyebut, tidak ada lagi alasan bagi aparat untuk menangkap pentolan FPI tersebut yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) itu.

“Tangkap. Tegakkan hukum dong. Dia kan tersangka. Kalau sebelumnya gak bisa ditangkap di luar negeri karena prosedur-prosedur diplomatik, kalau dia tiba bisa ditangkap. Ini soal disiplin menegakkan aturan,” tegas Arbi, Senin (29/1/18).

Desas-desus kepulangan Rizieq Shihab belakangan menyeruak kembali dikalangan publik. Namun, Arbi menduga rencana kepulangan Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama itu cuma gertakan semata.

Ia mengatakan informasi kepulangan itu hingga saat ini tidak terbukti dan kenyataannya sudah setahun ini Rizieq tak berani pulang ke Tanah Air.

“Itu menggertak-gertak saja. Dan gertakan itu sudah beberapa kali, mau pulang tapi gak pulang-pulang,” ungkapnya.

Sementara Anggota Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera memastikan kalau kliennya itu akan kembali ke Indonesia pada Rabu, 21 Februari 2018.

“Itu sudah diumumkan (kabar pemulangannya), kalau sudah diumumkan ya saya pikir kita ikut itu aja,” kata Kapitra, Rabu (31/1/18).

Sebelumnya Kabar bahagia kepulangan Habib Rizieq itu, disampaikan oleh Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif.

Slamet menyebut, pihaknya akan mengadakan acara penyambutan Habib Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Bahkan untuk mengurus segala urusan mengenai penyambutan kepulangan Habib Rizieq, Persaudaraan Alumni 212 membentuk tim yang diketuai oleh Eggy Sudjana.

“21 Februari 2018 (Habib Rizieq pulang), kami Alumni 212 dan simpatisan 212 dari berbagai daerah akan adakan acara penyambutan kedatangan kepulangan HRS di Bandara Soekarno-Hatta,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar di Tebet, Jakarta, Sabtu (27/1/18).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *