Saatnya Memperindah Jayapura Pasca Rusuh

1,214 Views

Saat ini kondisi Papua dan Papua Barat sudah semakin kondusif Pasca-kerusuhan, Kamis, 29 Agustus lalu. Geliat ekonomi masyarakat beserta aktivitas lainnya pun sudah kembali berjalan.

Saatnya Jayapura berbenah

Kini, pemerintah tengah berupaya untuk merehabilitasi situasi dan kondisi di Papua dan Papua Barat. Salah satunya dengan memperbaiki gedung-gedung yang rusak imbas kerusuhan yang pecah.

Pemerintah bahkan sudah menyiapkan dana untuk melakukan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-kerusuhan di Papua dan Papua Barat. Nantinya, proses tersebut akan dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Nanti akan dilanjutkan dengan proses rehabilitasi, rekonstruksi, oleh PUPR. Dana sudah disiapkan dari pemerintah,” kata Menko Polhukam Wiranto saat jumpa pers di Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Selain itu pelayanan publik juga sudah kembali normal khususnya di perkotaan. Baik layanan transportasi, pelabuhan, kemudian bandara, terminal, sudah berjalan seperti semula. Bahkan distribusi BBM pun juga sudah berjalan.

Sementara kata Wiranto menambahkan bahwa sektor pendidikan akan kembali dibuka pada Kamis 5 September 2019. Dengan demikian aktivitas belajar mengajar di sana akan kembali berjalan normal.

Di sisi lain tokoh agama dan tokoh masyarakat terus melakukan koordinasi agar suasana keamanan tetap kondusif.

Sebelumnya Presiden Jokowi meminta agar bangunan rusak akibat rusuh di wilayah Papua-Papua Barat, termasuk di Jayapura segera diperbaiki. Jokowi ingin aktivitas pemerintahan daerah dan kegiatan masyarakat kembali normal.

“Memerintahkan bangunan-bangunan, instalasi-instalasi rusak segera diperbaiki agar tidak mengganggu kegiatan pemerintahan atau kegiatan umum,” ujar Wiranto seusai rapat terbatas (ratas) yang membahas kondisi Papua dan Papua Barat di kantor Presiden, Jumat (30/8/2019).

Perhatian Presiden Jokowi ke Papua dengan memperbaiki semua fasilitas umum dan akan memberikan bantuan kepada masyarakat untuk memperbaiki rumah atau tempat usaha yang dibakar aksi masa demo anarkis di Kota Jayapura mendapat apresiasi dari Gubernur Papua, Lukas Enembe.

“Saya berterima kasih karena Presiden dan Kementerian PUPR yang sudah turun langsung melihat dan meninjau serta mendata kerusakan yang terjadi akibat unjuk rasa berbuntut rusuh di Kota Jayapura,” kata Lukas Enembe kepada wartawan, kemarin.

Gubernur Enembe mengajak seluruh kalangan masyarakat untuk memperindah daerahnya, khususnya Kota Jayapura menjadi lebih indah dan bagus.

Sebelumnya, Kementerian PUPR menganggarkan Rp 100 miliar untuk renovasi atau pembangunan khusus perkantoran yang terdampak pascarusuh di Jayapura pada Kamis, 29 Agustus 2019.

Sedangkan untuk toko, ruko dan perumahan warga akan ditangani oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan memberikan stimulan atau bantuan.

Dari inventarisasi yang telah dilakukan, ada tujuh bangunan yang mengalami kerusakan. Ketujuh bangunan itu di antaranya gedung MRP, gedung PKK, gedung Telkomsel, Kantor Bea Cukai, dan beberapa bangunan negara lainnya.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menjelaskan, pihaknya akan segera melakukan perbaikan gedung-gedung yang rusak akibat kerusuhan di Bumi Cenderawasih.

“Tugas saya memperbaiki fasilitas-fasilitas umum yang rusak. Kapolri dan Panglima TNI juga sudah ke sana,” kata Basuki di sela acara The 3rd World Irrigation Forum & The 70th International Executive Council Meeting di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Selasa (3/9/2019).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *