Sandiaga Uno ‘Asbun’ Gratiskan Jalan Tol Janjinya Tak Realistis

0
130
Sandiaga Uno 'Asbun' Gratiskan Jalan Tol Janjinya Tak Realistis
Sandiaga Uno 'Asbun' Gratiskan Jalan Tol Janjinya Tak Realistis

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno berlagak berjani akan menggratiskan tarif jalan tol, kalau menang dalam Pilpres 2019. Terkesan janji itu hanya dipaksakan tanpa pemikiran yang realistis.

Pengamat kebijakan publik Agus Pambagyo menjelaskan bahwa terdapat 2 jenis Jalan Tol di Indonesia, yaitu yang dibiayai APBN dan dibiayai swasta.

Janji Sandiaga tersebut tidak realistis karena sebagian besar jalan tol di Indonesia dibiayai oleh swasta yang melalui mekanisme konsesi.

Rencana kebijakan Sandiaga Uno itu tidak bisa dilakukan untuk jalan tol yang dibiayai oleh swasta. Pasalnya, swasta telah mengeluarkan investasi yang begitu besar untuk membangun jalan tol tersebut.

Dengan demikian, pihak swasta harus membalikkan modal yang telah dikeluarkan untuk membangun jalan tol.

Dalam membangun tol terdapat kontrak konsesi antara pemerintah dan swasta. Artinya, pengelolaan jalan tol untuk beberapa waktu dikelola oleh swasta hingga balik modal.

“Kalau konsesi, ya tidak bisa. Kalau kontraknya 30 tahun, ya harus 30 tahun. Kalau diputus, ya ada dendanya. Kecuali Sandiaga mau ganti (biaya investasi),” beber Agus.

Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR), bahwa 62 persen jalan tol masih dikuasai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yakni PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Artinya, mayoritas biaya pembangunan jalan tol di Indonesia dibiayai oleh swasta melalui Jasa Marga.

Dengan begitu, ada kontrak konsesi antara Jasa Marga dengan pemerintah. Karenanya, mayoritas jalan tol dioperasikan oleh Jasa Marga alias pihak swasta.

Janji Sandiaga Uno yang tidak pasti ini harus menjadi pembelajaran masyarakat agar bijak dalam memilih calon pemimpin dalam Pilpres mendatang.

Karena janji tanpa bukti hanyalah satu dari sekian modus untuk mencari simpati demi mengejar elektabilitas yang tinggi.

Seharusnya Sandiaga Uno bisa memberikan pembelajaran sekaligus pencerahan kepada masyarakat bahwa seorang calon pemimpin harus mengutamakan gagasan, bukti dan solusi bukan hanya mengumbar janji asal ngecap.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here