Satgas Pamtas RI-PNG Meringkus Pimpinan OPM dan 7 Anggotanya



804 Kali di Baca

Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif Para Raider 328/Dirgahayu, berhasil menangkap petinggi TRWP (Tentara Revolusi West Papua) Organisasi Papua Merdeka (OPM) berpangkat Mayor Jenderal di Pos Kotis Satgas di Skow Kota Jayapura, pada Minggu 12 Mei 2019.

Penangkapan petinggi OPM bersama tujuh orang simpatisan itu bermula saat rombongan simpatisan TRWP tersebut melintasi Pos penjagaan Satgas.

“Mereka datang dari arah PNG menuju Jayapura, dan saat akan melewati pos penjagaan dilakukan protap pemeriksaan rutin oleh Danru jaga Provost Sertu Iwan. Dari hasil pemeriksaan ditemukan sebuah kartu identitas anggota TRWP di dalam tas yang dibawa salah satu simpatisan,” ungkap Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari, Senin (19/5/2019).

Selanjutnya dilakukan pendalaman di Pos Kotis. Dalam pemeriksaan itu diketahui salah satu diantara mereka adalah tokoh penting dari TRWP berpangkat Mayor Jenderal.

“Saat kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut banyak kami temukan dokumen-dokumen kegiatan dari organisasi ini yang dilakukan di PNG seperti KTA TRWP, Laptop yang berisi video kegiatan TRWP serta dokumen tertulis lainnya. Salah satunya merupakan tokoh penting Organisasi ini sebagai penggalang dana untuk mendukung kegiatan-kegiatan organisasi mereka,” ujarnya.

Kedelapan orang tokoh dan simpatisan TRWP tersebut adalah MW (50) sebagai pimpinan rombongan berpangkat Mayjen, kemudian YT (40), MW (27), EW (49), HT (40), FW (46) dan BU (46). MW (50) sebagai simpatisan, dan hasil pemeriksaan diketahui mereka mengenali semua pejabat dari organisasi ini.

Dansatgas menegaskan, pihaknya mengamankan sebuah laptop yang berisi dokumentasi kegiatan TRWP. “Untuk data-data ini akan kami dalami kembali dengan berkoordinasi dengan satuan atas untuk ditindaklanjuti,” katanya.

Ia pun mengarahkan kepada para simpatisan TRWP tersebut agar kembali kepada NKRI dan apa yang mereka lakukan selama ini salah. Sebab Pemerintah sudah banyak membangun Papua dan Papua adalah bagian dari NKRI.

“Kami berikan pemahaman bahwa Papua adalah bagian Indonesia, dan Pemerintah sudah berupaya untuk memajukan Papua,” jelas dia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *