Seorang Warga Kecewa Pimpinan DPR Sebar Berita Tidak Benar Lapor Ke Polisi



58 Kali di Baca

Kasus MCA rupanya tidak terhenti pada para pelaku saja, dua wakil ketua DPR RI Fadli Zon Dan Fahri Hamzah juga dilaporkan ke polisi terkait isu MCA. Sorang warga bernama Habib Rizki Al-Hamid telah melaporkan keduanya ke Polda Metero Jaya dengan no laporan polisi LP/1336/III/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 12 Maret 2018.

Fahri dan Fadli diduga telah melanggar Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan menyebarkan informasi palsu atau hoax melalui media sosial.

“Kami melaporkan akun @FahriHamzah karena menyebarkan hoax dari pemberitaan Jawapos[.]com yang sudah diklarifikasi dan minta maaf, tapi Fahri Hamzah sendiri tidak mau klarifikasi dan minta maaf. Selain itu, kami juga melaporkan akun @fadlizon karena telah me-retweet berita hoax dari akun Fahri Hamzah dan tidak mau diklarifikasi,” kata kuasa hukum Habib Rizki Al-Hamid, Muannas Al-Aidid, Senin (12/3/2018).

Seperti diketahui Akun resmi @FahriHamzah menyebarkan hoax dari pemberitaan Jawa Pos “Ternyata MCA adalah Ahokers” yang Jawa Pos sendiri sudah melakukan klarifikasi dan permintaan maaf, tapi Fahri Hamzah tidak mau mengklarifikasi dan minta maaf. Fadli Zon turut dilaporkan karena turut meretweet cuitan Fahri Hamzah tersebut.

Alasan lain kliennya melaporkan Fahri dan Fadli adalah sebagai wujud dukungan kepada pemerintah untuk memerangi berita hoax dan ujaran kebencian yang selama ini sudah meresahkan masyarakat. Selain me-RT hoax dari akun Fahri Hamzah, Fadli Zon dilaporkan karena dugaan menyebarkan kebencian berdasarkan isu SARA dan adu domba umat.

Menurut Muannas Al-Aidid, mereka yang membangun opini dan kritik namun dengan sentimen agama harus segera dihentikan, terutama jika tidak didukung fakta dan data yang kuat.

“Jadi kami menilai ini bukan kebebasan berpendapat, tetapi bagian dari ujaran kebencian. Ini jelas sangat berbahaya karena dapat memecah-belah masyarakat,” kata Muannas.