Sindikat Narkoba Asal Malaysia Tewas Tertembak Saat Hendak Di Tangkap

80 Views

Tidak ada kata ampun bagi para pengedar narkoba di Republik Indonesia. Bahkan pemerintahan Presiden Joko Widodo telah menegaskan Hukuman mati bagi para sindikat pengedar atau bandar barang haram tersebut.

Pemerintah melalui Kepolisian RI, dan Badan Narkotika Nasional terus berupaya melakukan penangkapan dan mematikan jaringan sindikat narkoba di Tanah Air.

Seperti halnya penangkapan sabu-sabu seberat satu ton asal China yang berhasil diaman pihak kepolisian di Banten kemarin.

Kepolisian serta BNN serius memberangus peredaran narkoba. Senin (17/6) kemarin, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menembak mati satu pengedar narkoba yang diketahui sebagai anggota jaringan narkoba asal Malaysia. Polisi juga menangkap seorang pelaku lainnya dalam keadaan hidup.

Tersangka JY dan MU diketahui sindikat pengedar sabu Aceh untuk wilayah Jakarta. Keduanya mendapat barang haram dari Malaysia yang masuk ke Batam melalui jalur darat kemudian dikumpulkan di sebuah Apartemen Season City Tower C kamar 08, Tambora, Jakarta Barat untuk diedarkan di wilayah Jakarta.

“Jadi ini adalah jaringan Malaysia masuk ke Indonesia. Mereka mendapat barang dari Batam melalui jalan darat kemudian dikumpulkan di Apartemen Season City untuk diedarkan di Jakarta,” kata Kepala bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono.

Sementara Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta menyebut bahwa penyidik sudah mengintai jaringan ini selama satu pekan usai mendapatkan informasi dari masyarakat.

Dan dari sana Polisi menyita 6,5 kilogram sabu-sabu dari tangan pelaku. Menurutnya, JY adalah pemain lama dalam kasus narkoba. Setelah itu, kristal bening tersebut dikirim melalui jalur darat ke Jakarta.

“Pelaku ini naik angkutan umum dan ditenteng sampai Jakarta,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, tersangka MU dijerat Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) subsidair Pasal 112 ayat (2) juncto 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Catatan penting!

Narkotika dan obat-obatan sangat berbahaya karena zat yang terkandung didalamnya dapat mengakibatkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri serta dapat menimbulkan rasa ketergantungan kepada para pemakainya.

 

Narkotika sendiri punya banyak sekali jenis mulai dari yang berasal dari tanaman atau non tanaman, baik dalam tekstur yang sintetis ataupun non sintetis.

Hampir seluruh negara di dunia memiliki undang-undang yang berisikan larangan penggunaan dan pengedaran narkoba, karena pada dasarnya narkoba memang dapat merusak moral dan juga pastinya kesehatan.

Seperti yang telah diketahui selama ini bahwa pemakaian atau penggunaan narkoba selalu membawa dampak atau efek buruk bagi penggunanya sendiri. Apalagi jika pengguna sudah mengalami fase kecanduan, maka efek yang dapat dihasilkan bisa semakin menjadi-jadi.

Selain itu jerat hukum pun menanti bagi para pengguna terlebih pengedar hukuman mati bakal menghantui.

Jadi, masih mau pakai narkoba?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *