SMRC Ungkap 68 Persen Masyarakat Percaya Pemilu 20191 Jurdil

SMRC Ungkap 68 Persen Masyarakat Percaya Pemilu 20191 Jurdil

89 Kali di Baca

Lembaga survei Saiful Mujani and Consulting (SMRC) memparkan hasil penelitiannya terkait Pemilu 2019 yang sudah berlangsung pada 17 April kemarin.

Hasilnya sebanyak 68-69 persen masyarakat Indonesia menganggap pemilu berjalan jujur dan adil (jurdil) meski proses Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 berujung sidang gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) lantaran kubu pasangan 02, Prabowo-Sandiaga, menilai ada kecurangan dalam pelaksanaan pilpres kali ini.

“Sementara masyarakat yang tidak percaya pemilu berlangsung jurdil sebanyak 27-28 persen,” kata
Direktur program SMRC, Sirojudin Abbas, saat memaparkan hasil surveinya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (16/6).

Menurut Abbas, kepercayaan publik tentang kualitas pemilu tidak berbeda jauh dengan Pemilu 2004 dan 2009.

Adapun pada 2004, sebanyak 67 persen masyarakat menilai pemilu berlangsung jurdil. Begitu juga pada 2009, 70,7 persen masyarakat yakin pemilu berlangsung jurdil.

Selain itu lanut Abbas menyebutkan bahwa mayoritas masyarakat, menilai demokrasi masih pilihan sistem terbaik bagi Indonesia.

“86 persen warga menilai demokrasi cocok untuk Indonesia, 91 persen menganggap penting kebebasan untuk mengkritik pemerintah,” ujarnya.

Survei SMRC mewawancarai 1.220 responden di seluruh Indonesia pada 20 Mei- 1 Juni. Adapun margin error 3,05.