Terbukti Hanya Merongrong Pancasila Netizen Gencarkan Hashtag HTISudahlah

81 Views

Gugatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) ternyata makin membongkar borok dan sisi gelap pergerakan mereka dalam memperjuangkan ideologi khilafah dan mengusung ideologi transnasional hizbut tahrir yang sudah dilarang di banyak negara termasuk negara mayoritas Islam.

Pemerintah Republik Indonesia dalam hal ini diwakili Kementerian Hukum dan HAM telah banyak memberikan bukti tambahan untuk menguatkan alasan dikeluarkannya surat keputusan Menkumham Nomor AHU -30.AHA.01.08.2017 tentang pencabutan keputusan Menkumham Nomor AHU-00282.60.10.2014 tentang pengesahan pendirian perkumpulan HTI yang menjadi obyek sengketa gugatan peradilan tersebut.

Terkait peradilan tata usaha tersebut netizen pun menggencarkan tagar #HTISudahlah dalam rangka menunjukkan dukungan penuh kepada pemerintah dalam hal pembubaran ormas yang memiliki ideologi bertentangan dengan Pancasila tersebut.

Beberapa netizen menampilkan kembali berita-berita yang pernah menampilkan kegiatan HTI dalam rangka menegasi keberadaan dan sebagai ancaman bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Berita-berita yang ditampilkan tersebut antara lain sikap DPC HTI Tangerang yang menolak memasang bendera merah putih di kantornya pada puncak acara perayaan HUT Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus.

Sementara itu seorang netizen @hariadhi menampilkan berita yang memuat seruan HTI kepada militer untuk merebut kekuasaan sehingga pantas disebut sebagai makar.

Pada cuitan lain akun @SinthaS5 mencuitkan “Sudah jelas tujuan HTI adl mengganti ideologi PANCASILA dgn khilafah. Mereka seperti KANKER didlm tubuh NKRI, yg harus dimusnahkan”

Ada juga yang menampilkan berita ulama se Cianjur telah mengharakam keberadaan HTI tersebut.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *