Terhanyut dalam People Power Kubu 02 Revisi Lagi Gugatan Hasil Pilpres ke MK



1,950 Kali di Baca

Mungkin kubu Prabowo-Sandi sudah terhanyut dengan aksi People Power yang sebanarnya tidak berhasil juga untuk memenuhi ambisinya.

Terlena bisa saja. Tapi jangan lupa membuka mata bahwa tidak ada aturan revisi di Mahkamah Konstitusi.

Terkait gugatan hasil Pilpres 2019 yang diajukan BPN 02 nampaknya tak jelas juga dan belum final. Pasalnya tercatat sudah dua kali revisi yang diajukan kubu Prabowo-Sandi ke MK.

Permohonan pertama diajukan oleh Bambang Widjojanto pada 10 Juni, dan permohonan kedua diajukan oleh pengacara yang lain pada 11 Juni, hanya berselang satu hari saja.

Ini menunjukkan bahwa mereka tidak siap atau bahkan tidak ada rencana menggugat melalui MK. Mereka sekarang baru panik dan seperti asal-asalan dalam menggugat.

Inilah delapan gugatan tidak waras hasil revisi kubu Prabowo-Sandi:

  1. Awalnya Prabowo mengklaim menang 62%, kemudian 54% dan sekarang mengaku menang 52%. Kenapa jumlah suara didiskon melulu? Ini menunjukkan kalau mereka tidak akurat dalam menyajikan data, bahkan data dan metodologinya tidak jelas.
  2. Menuntut Jokowi-Ma’ruf dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran dan kecurangan secara TSM dengan bukti yang seupil. Kubu sebelah sedang menghina logika dan akal sehat kita.
  3. Menuntur agar Prabowo-Sandi dinyatakan sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode tahun 2019-2024. Tuntutan ini hanya bisa diajukan oleh pihak yang sedang stres, masuk ke dalam barisan sakit hati karena tidak bisa menerima kenyataan pahit.
  4. Memerintahkan KPU mengeluarkan Skep penetapan Prabowo-Sandi sebagai presiden dan wapres terpilih. Tuntutan ini sangat kekanak-kanakan dan Pilpres kali ini adalah yang paling memalukan karena ada pihak yang sangat rewel dan memaksakan kehendak.
  5. Memerintahkan KPU melaksanakan pemungutan suara ulang di wilayah yang menjadi basis kemenangan Jokowi-Ma’ruf. Tuntutan ini kontradiktif karena mereka meminta Pemilu ulang tetapi meminta Paslon 02 dinyatakan menang. Kalau sudah menang ngapain Pemilu ulang?
  6. Memerintahkan kepada lembaga berwenang memecat seluruh komisioner dan melakukan rekrutmen baru untuk mengisi jabatan komisioner KPU. Mungkin mereka ingin agar pengisi jabatan tersebut diisi orang yang berpihak kepada 02 agar dinyatakan menang.
  7. Memerintahkan KPU menetapan pemilih berdasarkan DPT yang dapat dipertanggungjawabkan dengan melibatkan pihak yang berkepentingan dan berwenang. No comment.
  8. Memerintahkan KPU mengaudit Situng, padahal real count mereka saja tertutup dan tidak mau dibuka. Seharusnya data mereka yang diaudit karena sangat aneh, dari real count 62%, lalu 54% dan direvisi lagi menjadi 52%.

Lagi-lagi revisi kok berkali-kali dah kayak tebak skor aja!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *