Tersangka Pembunuh 5 Pejabat Negara Bongkar Peran Kivlan Zen



1,782 Kali di Baca

Peran tersangka Kivlan Zen dalam kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal dan pembunuhan berencana terhadap 5 tokoh nasional dan seorang pimpinan lembaga survei terungkap.

Kepolisian merilis peran Kivlan Zen. Peran Kivlan terungkap dari keterangan para saksi, pelaku dan sejumlah barang bukti.

“Berdasarkan fakta, keterangan saksi dan barang bukti, dengan adanya petunjuk dan kesesuaian mereka bermufakat melakukan pembunuhan berencana terhadap 4 tokoh nasional dan satu direktur eksekutif lembaga survei,” jelas Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indradi dalam jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Peran Kivlan yang pertama, diduga berperan memberi perintah kepada tersangka HK alias I dan AZ untuk mencari eksekutor pembunuhan. Kivlan memberikan uang Rp 150 juta kepada HK alias I untuk membeli beberapa pucuk senjata api.

Menurut Ade, setelah mendapatkan 4 senjata api, Kivlan masih menyuruh HK mencari lagi satu senjata api.

Kivlan juga diduga berperan menetapkan target pembunuhan terhadap 4 tokoh nasional dan satu pimpinan lembaga survei.

Keempat target itu adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Panjaitan, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, dan Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen dan Keamanan Gories Mere.

Sementara, pimpinan lembaga survei yang dijadikan target adalah Yunarto Wijaya.

“KZ (Kivlan Zein) memberikan uang Rp 5 juta pada IR untuk melakukan pengintaian, khususnya target pimpinan lembaga survei,” ungkapnya.

Berdasarkan pengakuan saksi dan penyidikan pihak kepolisian, kepada dua tersangka yaitu Kivlan Zein dan Habil Marati diduga ingin melakukan tindak pidana menguasai memiliki senpi illegal tanpa hak, tanpa izin dan melanggar pasal 1 UUD tahun 1951 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

Sosok Kivlan Zein yang kerap kali meneriakkan masih adanya PKI di Indonesia saat ini justru memiliki tabiat yang runyam seperti simpatisan PKI pada saat itu.

Terbukti rencana pembunuhan tokoh nasional jelas kegiatan yang membahayakan dan merugikan negara dalam tingkat tinggi. Sehingga kepada Kivlan Zein harus diberikan hukuman setimpal dan pembinaan di kemudian hari.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *