Tersangkut Kasus,Rizieq Shihab Minta Bantuan PBB

210 Views

Setelah berkelit dan mangkir dari panggilan pihak kepolisian terkait kasus chat mesum di aplikasi WhatsApp, Rizieq Shihab dikabarkan meminta perlindungan Komisi HAM PBB.

Sebelumnya diberitakan, pada pemanggilan pertama sebagai saksi Rizieq tidak hadir dan ia dikabarkan berada di Arab menjalankan ibadah Umrah. Kedua, pentolan FPI ini juga tidak memenuhi panggilan kepolisian. Bahkan Rizieq diberitakan berada di Malaysia hingga akhirnya kembali ke Tanah Suci Makkah bersama keluarganya.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan adanya rencana Rizieq mengadu ke PBB diungkapkan oleh Kapitra Ampera, kuasa hukum Rizieq Selasa,

(16/5) kemarin.

“Habib (Rizieq) juga diundang ke Jenewa untuk mempresentasikan apa yang menimpa dia. Bahkan, ada pengacara internasional menawarkan diri untuk membawa persoalannya ke Mahkamah Internasional, di Den Haag,” kata Kapitra.

Setyo mengatakan, bakal menghormati keputusan Rizieq. Untuk itu, Polisi telah berkoordinasi dengan Imigrasi terkait rencana Rizieq.

“Saya pikir itu hak yang bersangkutan ya. Saya kira, kalau mau minta bantuan PBB itu hak mereka. Kita juga harus menghormati,” katanya di Mabes Polri, Jakarta, Kamis, (18/5/17).

Sebagai saksi, lanjut Setyo mengatakan Rizieq sendiri akan rugi jika enggan memberikan keterangan kepada penyidik. Karena, sebagai negara hukum, sudah menjadi hak sesorang untuk melakukan pembelaan.

Sekalipun jika Rizieq merasa tidak bersalah, seharusnya dirinya tak perlu takut. Sebagai warga negara sudah sepatutnya Rizieq memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

Sikap Rizieq yang seolah mendapat dukungan hukum dari negara lain malah justru akan membawa kasus tersebut sengaja dibenturkan Rizieq. Bukan tidak mungkin, intervensi pihak luar dalam penanganan hukum di Indonesia.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan Firza Husein wanita yang diduga terlibat chat seks bersama Rizieq sebagai tersangka kasus percakapan berkonten pornografi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *