Tidak Sesuai Sikap Seorang Muslim Dan Budaya Jawa, Amien Rais Diperingatkan

20 Views

Pernyataan Amien Rais yang mengdiskreditkan Presiden Joko Widodo (jokowi) ternyata memancing komentar Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

SBY mengingatkan kepada Amien Rais agar berhati-hati dalam berbicara dan menyampaikan kritik ke Pemerintah.

“Kepada Pak Amien, sahabat saya. Kita sudah sama-sama tua, hati-hati berbicara,” kata SBY di Hotel Harper, Purwakarta, Rabu (21/3/2018).

Pernyataan Amien Rais yang menyatakan agenda pembagian sertifikat adalah kebohongan tidak menunjukkan sikap seorang politisi senior dan tokoh bangsa. Hal tersebut justru malah memperuncing dan memperkeruh suasana di tahun politik.

Namun begitu, SBY mengatakan apabila Amien Rais memiliki data dan bukti yang relevan atas ucapannya, SBY minta diungkap ke publik. Amien Rais seyogyanya bersikap arif dan bijak dalam menyampaikan kritik serta mampu memberikan alternatif kebijakan pemerintah untuk menjadi masukan konstruktif.

“Biarkan publik menilai siapa yang benar. Kalau pemerintah dikatakan bohong, ya harus disertai dengan bukti,” ujarnya.

Menurut SBY, jangan sampai ada kritik yang disampaikan secara kelewat batas. Bahkan lebih cenderung ke arah fitnah. Kritik yang disampaikan, lanjut SBY, haruslah proporsional.

Amien Rais sebagai seorang muslim hendaklah saling menghormati dan tidak merendahkan yang lain. Hal ini sebagaimana merujuk pada Tafsir Al Hujurat 11 yang menyatakan bahwa janganlah kaum lelaki dan perempuan mengolok-olok yang lain, karena boleh jadi yang diolok-olok itu lebih baik dari mereka.

Olok-olok Amien Rais dan ucapan yang menyatakan kebenciannya kepada Presiden Jokowi tentunya hanya akan membuat dirinya jatuh dalam kezaliman dan layak untuk segera bertobat.

Selain itu sebagai seorang pengajar yang berbudaya jawa, Amien Rais harusnya mampu bersikap santun dan bertata krama dalam menyampaikan pendapat, dengan berpaham pada filosofi ing ngarso sing tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani.

Seperti diketahui Amien Rais mengkritik Presiden Jokowi yang sering berkunjung ke daerah dengan salah satu agendanya membagikan sertifikat tanah. Kegiatan Jokowi ini disindir mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Amien Rais.

Amien menilai cara Jokowi dengan membagi-bagikan sertifikat itu masih belum bisa menuntaskan permasalahan soal kepemilikan lahan.

“Ini pengibulan, waspada. Bagi-bagi sertifikat tanah sekian hektare, tetapi ketika 74 persen negeri ini dimiliki kelompok tertentu, seolah dibiarkan,” kata Amien Rais.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *