Tingkatkan Efektivitas Pendekatan Kultural Dua Jenderal TNI Asli Papua Diangkat Jadi Pangdam

Tingkatkan Efektivitas Pendekatan Kultural Dua Jenderal TNI Asli Papua Diangkat Jadi Pangdam
790 Views

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengangkat dua jenderal TNI asli Papua menjadi Pangdam. Adapun Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau tetap menjadi Pangdam Kasuari atau batal dimutasi dan Mayjen TNI Herman Asaribab menjadi Pangdam Cendrawasih.

Pengangkatan keduanya dilakukan karena TNI ingin meningkatkan pendekatan kultural dalam penyelesaian konflik Papua. Selain itu keduanya memiliki kapasitas memimpin pasukan serta putra daerah.

Sebelumnya dalam surat keputusan terbaru, panglima membatalkan pengangkatan Mayor Jenderal TNI Joppye Onesimu Wayangkau sebagai Penglima Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih. Pembaruan surat membuat posisinya digantikan Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab. Herman sebelumnya adalah Pangdam XII/Tanjungpura.

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayor Jenderal Sisriadi mengatakan, perubahan rotasi dan mutasi ini dilakukan dalam rangka penyelesaian masalah Papua pascarusuh di sejumlah wilayah beberapa waktu lalu.

“Rotasi dan mutasi ini untuk meningkatkan efektivitas pendekatan kultural dalam rangka menyelesaikan masalah Papua secara menyeluruh,” jelas Sisriadi melalui pesan singkat, Selasa (3/9).

Keputusan ini ditetapkan pada 30 Agustus 2019 dan ditandatangani Kepala Sekretaris Umum (Kasetum) TNI Brigadir Jenderal Kukuh Surya dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Untuk diketahui, Joppye dan Asaribab merupakan dua perwira tinggi kelahiran Papua. Joppye adalah lulusan Akademi Militer 1986 dari kecabangan infanteri, sementara Asaribab merupakan lulusan tahun 1988 yang juga berpengalaman di bidang infanteri.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *