TKN Jokowi-Ma’ruf Dorong Proses Hukum Terkait Kasus yang Menjerat Romahurmuziy

TKN Jokowi-Ma’ruf Dorong Proses Hukum Terkait Kasus yang Menjerat Romahurmuziy

631 Kali di Baca

Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadapa Ketua Umum PPP Romahurmuziy menyita perhatian publik. Tak terkecuali Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin.

Meski belum ada penejelasan resmi dari KPK atas penangkapan pria yang akrab disapa Romy itu, namun TKN tetap mendorong proses hukum dan menegedapankan asa praduga tak bersalah.

Ketua Tim TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Erick Thohir mengatakan bahwa kasus tersebut tidak ada hubungannya dengan Pilpres 2019.

“Tetapi yang musti kita lihat, apakah ini lebih ke pribadi atau hubungan dengan Pilpres. Tapi saya yakin sih enggak ada hubungan dengan Pilpres,” ucapnya di kediaman Ma’ruf Amin, Jalan Situbondo, Jakarta Pusat, Jumat (15/3/2019).

Erick menepis anggapan penangkapan Romy bakal menggerus elektabilitas Jokowi-Ma’ruf karena PPP merupakan partai koalisi di Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

“Harus dipisahkan antara pribadi dengan pilpres. Kalau misalnya, mohon maaf, ada apa-apa dengan yang lainnya pun kan masak dihubungkan dengan Pilpres,” ujarnya.

“Kan enggak bisa semuanya itu gara-gara Pilpres, semua bicara pilpres. Ekonomi harus tetap berjalan, kehidupan masyrakat harus tetap berjalan, penegakan hukum harus tetap berjalan. Pemilu tuh lima tahun sekali, Indonesia ya musti jalan terus,” tambah dia menegaskan.

Sementara itu, Direktur Konten Fiki Satari menyebut, kasus dugaan korupsi yang melibatkan Romahurmuziy ini merupakan bukti tidak adanya intervensi pemerintah terhadap hukum yang berlaku.

“Ini bukti pemerintahan tidak intervensi kasus hukum,” tegas dia di Jakarta, Jumat (15/3).

Kendati demikian, TKN tetap mendorong proses hukum yang berjalan kepada Romy. “Kami juga mendoakan Romahurmuziy dan keluarga diberi kekuatan dalam menjalani proses hukum tersebut, semoga dapat berjalan seadil-adilnya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan ada OTT di Surabaya. “Betul ada giat KPK di Jatim,” katanya ketika dikonfirmasi tentang kabar penangkapan Ketum PPP di Jakarta, Jumat (15/3).

Agus menjelaskan, saat ini pihak-pihak yang ditangkap KPK tengah menjalani pemeriksaan intentsif di Polda Jatim. “Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh KPK bertempat di Polda Jatim,” terangnya.